Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Illegal Fishing (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Nomor 32/Pid.Sus- PRK/2020/Pn Tpg)

Marlina Elisabeth Pakpahan, Leonard Simbolon, Andika Andika

Abstract


This article aims to analyze the criminal liability of perpetrators of illegal fishing based on the Decision of the Tanjungpinang District Court Number 32/Pid.Sus-PRK/2020/PN Tpg. The focus lies on law enforcement efforts, the form of criminal responsibility, and the judge’s legal considerations regarding violations committed by the foreign vessel’s captain operating without an official fishing permit. The analysis applies the theoretical framework of criminal liability and maritime law. Data were collected through document studies of statutory regulations and court decisions, and analyzed qualitatively. This study concludes that criminal liability in this case was imposed in the form of a fine and confiscation of evidence due to jurisdictional limitations under UNCLOS. Although no custodial sentence was issued, the judge exercised a cautious and proportionate legal approach that aligned with national and international law, making the decision a significant precedent for fisheries law enforcement in Indonesia.

Keywords


Illegal Fishing; Criminal Liability; Court Decision; Fisheries Law

Full Text:

PDF

References


Basri, H. (2021). Penegakan hukum terhadap pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Jurnal Hukum Negara, 14(1), 110–120.

Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman hayati laut: aset pembangunan berkelanjutan Indonesia. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=ZVEOgT6wtZ0C&oi=fnd&pg=PA7&dq=keanekaragaman+hayati&ots=qJwO2Qo2ml&sig=WD_iHJER2W8OODDo5565QW6zfqk

Djalal, H. (1979). Perjuangan Indonesia dalam Hukum Laut. Binacipta.

Gawe, J. M. (2022). Peran Patroli Direktorat Kepolisian Perairan Dalam Pencegahan Illegal Fishing Oleh Kapal Asing di Wilayah Perairan Natuna. Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).

Idham, I., Pasaribu, J., Jihad, K., Muhammad, I., Jatmuazam, A., Fadillah, M. H., Hidayat, K., Bulan, P. L., Azhar, A., & Herizaldi, S. (2023). Masyarakat sebagai Garda Terdepan dalam Menghadapi Illegal Fishing: Studi Penelitian di Pulau Rempang Kota Batam. Kajian Ilmiah Hukum Dan Kenegaraan, 2(1), 45–51. https://doi.org/10.35912/KIHAN.V2I1.2360

Jamilah, A., & Disemadi, H. S. (2020). Penegakan Hukum Illegal Fishing dalam Perspektif UNCLOS 1982. 5(1), 29–46.

Kadek, I. D. A., & Yuliartini, N. P. A. (2019). Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku penangkapan ikan secara ilegal. E-Journal Komunitas Yustisia, 2(2), 141–148.

Koers, A. W. (1994). Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut. Gadjah Mada University Press.

Kunci, K., Putri, E., Siburian, E., & Setyorini, D. (2022). TINJAUAN YURIDIS PENANGKAPAN IKAN TANPA SIPI DAN MENGGUNAKAN JARING TRAWL. Reformasi Hukum Trisakti, 4(4), 941–947. https://doi.org/10.25105/REFOR.V4I6.15002

Nadjib, M. (2015). ILLEGAL FISHING IN THE AREA SANGIHE SEA BORDER : FROM LONDE TO PUMPBOAT. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 25–38.

Oktoza, R. (2015). Kebijakan Hukum Pidana dalam Menanggulangi Kejahatan Illegal Fishing Di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (Kajian Pasal 102 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan Sebagaimana Telah Diubah Dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perika.

Ongge, D. (2008). Strategi Kebijakan Penanggulangan Illegal, Unreported, dan Unregulated (IUU) Fishing di Laut Arafura.

Rahman, F. (2021). Pengaruh penggunaan jaring trawl terhadap ekosistem laut di Indonesia. Jurnal Lingkungan Dan Hukum, 12(2), 88–99.

Rizza, M. (2024). Perbuatan pidana dan pertanggungjawaban pidana terhadap tindak pidana illegal fishing di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Jurnal Hukum Dan Pembangunan Masyarakat, 15(15), 62–74.

Santoso, B. (2019). Peran Undang-Undang Perikanan dalam menangani illegal fishing. Jurnal Hukum Perikanan, 5(2), 32–45.

Saraswati, M., Marsetio, M., Rudiyanto, R., Widodo, P., Saragih, H. R. J., Kristijarso, K., & Suwarno, P. (2024). PERSPEKTIF MARITIM INDONESIA DALAM STRATEGI DIPLOMASI DAN KONEKTIVITAS JALUR LAUT. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(10), 4031–4041.

Setiawan, D. (2018). Efektivitas penegakan hukum terhadap kapal asing yang melakukan illegal fishing di ZEEI. Jurnal Hukum Laut, 7(1), 28–37.

Soemitro, R. H. (1982). Metode Penelitian Hukum. Ghalia Indonesia.

Warsiman, W., Sipahutar, E. S., & Sipahutar, A. (2023). Tinjauan Yuridis Penangkapan Ikan Secara Illegal (Illegal Fishing) Menurut Undang Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 5(3), 1809–1816. https://doi.org/10.34007/jehss.v5i3.1551




DOI: https://doi.org/10.31289/juncto.v7i1.6134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 JUNCTO: Jurnal Ilmiah Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.