Analisis Yuridis Hukuman bagi Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (Studi Kasus Putusan Nomor 1318 Pk/Pid.sus/2023)

Iwan Setyawan, Winda C Simbolon, Sarida Hotdeliana Simanjuntak, Jenda Suranta Sembiring

Abstract


Trafficking in persons is a transnational crime that violates human dignity and fundamental rights. This study analyzes the application of Law Number 21 of 2007 on the Eradication of Human Trafficking through a case study of Supreme Court Decision Number 1318 PK/Pid.Sus/2023. A normative juridical approach is employed to evaluate the legal grounds and judicial considerations in sentencing the perpetrator. The findings reveal that despite comprehensive legislation, its enforcement remains challenged by limited law enforcement capacity, evidentiary difficulties, and inadequate victim recovery mechanisms. The Supreme Court's ruling reflects legal consistency and rejects the judicial review due to the absence of valid new evidence (novum). This study recommends enhancing the capacity of legal practitioners and adopting a restorative justice approach to strengthen victim protection and improve sentencing effectiveness.

Keywords


Human Trafficking; Law on Eradication of Human Trafficking; Supreme Court Decision

Full Text:

PDF

References


Ali, M., & Pramono, B. A. (2011). Perdagangan orang: dimensi, instrumen internasional, dan pengaturannya di Indonesia. Citra Aditya Bakti.

Daud, A., & Sopoyono, S. (2020). Proporsionalitas Hukuman dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang. Jurnal Hukum Dan Keadilan, 8(2), 113–125.

Efendi, J., Ibrahim, J., & Rijadi, P. (2016). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris.

Hambali, B. (2019). Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Jurnal Litbang Polri, 22(4), 34–47.

Hidayati, M. N. (2012). Upaya Pemberantasan dan Pencegahan Perdagangan Orang Melalui Hukum Internasional dan Hukum Positif Indonesia. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Pranata Sosial, 1(3), 163–175.

ILO. (2021). Global Estimates of Modern Slavery: Forced Labour and Forced Marriage. https://www.ilo.org/publications/major-publications/global-estimates-modern-slavery-forced-labour-and-forced-marriage

Iskandar, I., & Nursiti, N. (2021). Peran Organisasi Internasional dan Regional dalam Penyelesaian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Perdagangan Orang di Indonesia. Jurnal HAM, 12(3), 385–404.

Jonaedi Efendi, S. H. I., Johnny Ibrahim, S. H., & Se, M. M. (2018). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Prenada Media.

Koentjaraningrat. (2005). Pengantar antropologi. Rineka Cipta.

Mulyawan, B., & Myharto. (2022). Evaluasi Implementasi UU TPPO dalam Perspektif Kriminologi. Jurnal Kriminologi Indonesia, 13(1), 34–48.

Munthe, R. (2015). Perdagangan Orang ( Trafficking ) sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Perdagangan, 7(2015), 184–192.

Nugroho, O. C. (2018). Tanggung Jawab Negara dalam Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(4), 543.

Nuraeny, H. (2015). Pengiriman Tenaga Kerja Migran Sebagai Salah Satu Bentuk Perbudakan Modern dari Tindak Pidana Perdagangan Orang. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 4(3), 501–518.

Panjaitan, J. S. B., Marlina, M., & Zulyadi, R. (2021). Analisis Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(2), 1136–1153. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i2.852

Ritonga, H., Ekaputra, M., & Mulyadi, R. (2024). Diskrepansi Penerapan Lex Specialis dalam Kasus TPPO. Jurnal Yustisia, 17(1), 45–61.

Sibuea, D. T. (2018). Pemberantasan Perdagangan Orang Melalui Instrumen Hukum Nasional Dan Hukum Internasional DI Indonesia. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 3(2), 228–240.

Sudarto, H. (1983). Hukum Pidana dan Perkembangan Masyarakat. Bandung, Sinar Baru.

United Nations. (2023). Trafficking in Persons. United Nations. https://www.unodc.org/unodc/en/data-and-analysis/glotip.html

Z, R. F., Suryani, D. E., Ginting, A. O., & Sitompul, C. W. (2022). Penegakan Hukum terhadap Pelaku Tindak Pidana Human Trafficking Berdasarkan Putusan (Nomor:3107/Pid.Sus/2018/PN Mdn). Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(3), 1347–1352. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i3.841




DOI: https://doi.org/10.31289/juncto.v7i1.6077

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 JUNCTO: Jurnal Ilmiah Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.