Pertanggung Jawaban Pidana Karyawan Korporasi Dalam Tindak Pidana Lingkungan Hidup (Studi Putusan No. 133/Pid.B/2013/PN. MBO)

Andika Try Anantama, Zaini Munawir, Rafiqi Rafiqi

Abstract


Environmental Crimes committed by a person or corporate legal entity often occur around the environment where we live without us knowing it, especially in an environment full of companies that can damage the surrounding environment. The research method used in this study is juridical normative and descriptive analytical nature of the study. The legal regulation on environmental crime, especially regarding forest and land burning is regulated in Article 187 of the Criminal Code, Article 78 paragraph (3) of Law Number 41 of 1999 concerning Forestry, Article 69, Article 108 and Article 119 of Law Number 32 of 2009 Regarding Environmental Protection and Management, Article 48 of Law Number 18 Year 2004 Plantations. Criminal liability of corporate offenders in imprisonment for 3 (three) years and a fine of Rp. 3,000,000,000 (three billion rupiah), Determine if the fine is not paid replaced with imprisonment for 5 (five) months. Judge's consideration in this decision, that the Defendant violated Article 108 in conjunction with Article 69 paragraph (1) letter (h) jo Article 116 paragraph (1) letter (b) of Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management and jo Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code has several considerations, namely incriminating circumstances and mitigating circumstances.

Keywords


Accountability, Crime, Environment.

Full Text:

PDF

References


Ali, Mahrus, Asas-Asas Hukum Pidana Korporasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013.

Arifin, Syamsul, Metode Penulisan Karya Ilmiah dan Penelitian Hukum Medan Area University Press. 2012.

Husin, Sukanda, Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia, Jakarta, Sinar Grafika, 2014.

Hamdan, M. Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup, Bandung: Mandar Maju, 2000.

___________, Politik Hukum Pidana, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007.

Lingkungan Hidup, Jakarta: PT. Sofmedia, 2011

Makarao ,Mohammad Taufik, Hukum kehutanan Di Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2011.

Marpaung, Leden, Asas-asas, Teori, Praktik Hukum Pidana. Jakarta. Sinar Grafika, 2009.

Mulyadi, Mahmud, Hakekat Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Pelestarian Lingkungan Hidup, Medan: Pustaka Bangsa Pers, 2004.

P Todaro, Michael dan Smith, Stephen C, Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesembilan Jakarta. Erlangga, 2006.

Prayitno, Dwidja, Kebijakan Legislasi Tentang Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi di Indonesia. Bandung: CV Utomo, 2004.

Remy, Sutan, Sjahdeini, Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Jakarta: Grafiti Pers, 2006.

Sahetapy, J.E, Kejahatan Korporasi, Cetakan Kedua, Bandung: Refika Aditama, 2002.

Siahaan, N.H.T, Hukum Lingkungan dan Ekologi Pembangunan, Jakarta, Erlangga, 2004.

Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta. UIP. 2004.

Syahrin, Alvi, Ketentuan Pidana dalam UU No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan

Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 27 Tahun 1999 tentang analisa mengenai dampak lingkungan hidup

Siregar, J., & Zul, M. (2015). PENEGAKAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA. JURNAL MERCATORIA, 8(2), 107-131. doi:https://doi.org/10.31289/mercatoria.v8i2.651

Naldo, R.A.C. & Purba, M. (2018). Pertanggungjawaban Mutlak Korporasi sebab Kebakaran Lahan Mengakibatkan Pencemaran/Kerusakan Lingkungan Hidup, Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 5 (1): 41-48.

Pulungan, M.T. & Zul, M (2017). Tinjauan Hukum tentang Peralihan Hak Atas Tanah melalui Perjanjian Gadai di Bawah Tangan. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 4 (2): 60-71.

Rafiqi (2019). Tanah Grant Sultan Melayu Deli Menurut Teori Positivistik, Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 6 (2) 2019: 102 – 107

Lubis, A. (2019). Pelaksanaan Pembayaran Ganti Rugi Dalam Kegiatan Pengadaan Tanah Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta Terhadap Bidang Tanah Yang Tidak Memiliki Alas Hak. DOKTRINA: JOURNAL OF LAW, 2(1), 1-12. doi:https://doi.org/10.31289/doktrina.v2i1.2252




DOI: https://doi.org/10.31289/juncto.v2i2.322

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JUNCTO: Jurnal Ilmiah Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.