Analisis Yuridis Pemblokiran Sertifikat Tanah Ditinjau Dari Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Asshiddiqie, J. (2009). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara, Rajawali Pers, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.
AT, K. M. D. P. (2016). Status Hukum Peralihan Hak Atas Tanah yang Diperoleh dari Lelang Berdasarkan Hak Mendahulu Negara. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 10(3).
Avivah, L. N., Sutaryono, S., & Andari, D. W. T. (2022). Pentingnya pendaftaran tanah untuk pertama kali dalam rangka perlindungan hukum kepemilikan sertifikat tanah. Tunas Agraria, 5(3), 197–210.
Ayu, I. K. (2019). Kepastian Hukum Pendaftaran Tanah Melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Di Kota Batu. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 31(3), 338–351.
Benuf, K., & Azhar, M. (2020). Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer. Gema Keadilan, 7(1), 20–33. https://doi.org/10.14710/gk.2020.7504
Candra, D. M., & Yustika, L. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Tanah Atas Pembebasan Tanah Yang Terkena Pengadaan Untuk Kepentingan Umum (Studi Kasus Perkara NO. 593/PDT. G/2018/PN. TNG Tertanggal 12 September 2018). JCA of Law, 1(1).
Ediwarman, P. H. B. K. K. (2003). kasus Pertanahan. Medan: Pustaka Bangsa Press.
Fadhilah, F. (2012). Refleksi Terhadap Makna Keadilan Sebagai Fairness Menurut John Rawls Dalam Perspektif Keindonesiaan. KYBERNAN: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 3(1), 25–37.
Hayati, T. (2019). Hak penguasaan negara terhadap sumber daya alam dan implikasinya terhadap bentuk pengusahaan pertambangan. Jurnal Hukum & Pembangunan, 49(3), 768–787.
Indrawati, Y. (2014). Pengaruh Self Esteem, Self Efficacy Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Perawat RS Siloam Manado). Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen, 2(4).
Kansil, C. S. T., Kansil, C. S. T., & Palandeng, E. R. (2009). dkk, Kamus Istilah Aneka Hukum. Jakarta. Jala Permata.
Kbbi, K. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kementerian Pendidikan Dan Budaya.
Kusuma, D. A., Rodliyah, R., & Sahnan, S. (2017). Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Sebagai Alat Bukti Hak Yang Kuat. Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan, 5(2), 309–321.
Maufiroh, P., Rachman, B. R., & Purnaningrum, E. (2021). Kajian Hukum Terhadap Inkonsistensi Vertikal Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021. JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, 9(4), 191–196.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif. Jakarta: UI press.
Nomor, U.-U. (1 C.E.). Tahun 2006 tentang Bantuan Timbal Balik dalam Masalah Pidana. Undang-Undang Nomor, 7.
Permadi, I. (2016). Perlindungan hukum terhadap pembeli tanah bersertifikat ganda dengan cara itikad baik demi kepastian hukum. Yustisia Jurnal Hukum, 5(2), 448–467.
Purba, H. (2006). Suatu Pedoman Memahami Ilmu Hukum. Cahaya Ilmu, Medan.
Ramadhani, R. (2018). Hukum Angraria (Suatu Pengantar). Kumpulan Jurnal Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 1.
Sekarsari, A., Budhiawan, H., & Nurasa, A. (2019). Pelaksanaan Pencatatan Blokir Sertipikat Hak Atas Tanah (Studi Di Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman Dan Bantul). Tunas Agraria, 2(2), 117–135.
Setiyabudi, H. K. P. (2020). Kajian Hukum Terhadap Pemblokiran Pada Buku Tanah Dalam Pendaftaran Tanah. Lex Et Societatis, 8(3).
Sihaloho, R., Nurudin, A., & Prabandari, A. P. (2019). Pelaksanaan Blokir Sertipikat Hak Atas Tanah Ditinjau Dari Aspek Kepastian Hukum. Notarius, 12(2), 550–565.
Soejono dan Abdurrahman. (1999). Metode Penelitian. PT Rineka Cipta.
Soekanto, S. (2007). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat.
Sutedi, A. (2007). Peralihan hak atas tanah dan pendaftarannya.
Tampil Anshari Siregar. (2007). Pendaftaran Tanah Kepastian Hak. Multi Grafik Medan.
Tutik, T. T. (2010). Pengantar Hukum Tata Usaha Negara Indonesia. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Wijaya, H. J. (2022). Analisis Yuridis Pemungutan Bphtb Dan Pph Final Phtb Dalam Rangka Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Indonesia Journal of Business Law, 1(2), 32–41.
Zon, F., Iskandar, M., & Zuhdi, S. (2017). Tinjauan Sejarah Hukum Pasal 33 UUD 1945 sebagai Ideologi Ekonomi (The Legal History Review of Article 33 UUD 1945 as Economic Ideology). Negara Hukum: Membangun Hukum Untuk Keadilan Dan Kesejahteraan, 7(1), 111–125.
DOI: https://doi.org/10.31289/arbiter.v6i1.3058
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 ARBITER: Jurnal Ilmiah Magister Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Arbiter: Jurnal Ilmiah Magister Hukum ![]() This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License |

