Hubungan Religiusitas dan Sikap Guru dengan Perilaku Menyontek pada Siswa SMA Swasta Islam Al-Ulum Terpadu Medan
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Achdiyat, Maman & Siti. (2018). Sikap cara belajar dan prestasi belajar.Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol 5, No 1. Hal 49-58.
Alawiyah, Hasnatul. (2011). Pengaruh Self-efficacy, Konformitas, dan Goal Orientation Terhadap Perilaku Menyontek (Cheating) Siswa Mts Al-Hidayah Bekasi. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Alhadza, A. (2004). Masalah Menyontek (Cheating) di Dunia Pendidikan. Artikel. http://www.asmi.ac.id/berita(artikel). Diakses pada 10 Pebruari 2020.
Alhadza, A. (2007). Masalah Perilaku Menyontek (cheating) di Dunia Pendidikan . Online: www.depdiknas.go.id
Ali, Mubarak. (2010). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Allport, W. Gordon. 1954. The Nature of Prejudice. United States of America : Addison-Wesley Publishing Company.
Alwi, S. (2014). Perkembangan Religiusitas Pada Remaja. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara
Antion, D L. and Michel, W B. (2004). Short Term Predictive Validity of Demografic, Affective, Personal and Cognitive Variables in Relation to Two Criterion Measures of Cheating Behaviors. Educational and Social Psychology Measurement. California. http://[email protected], 11/11/2004)
Arikunto. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara
Arikunto. (2010). Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2010). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, S¬¬¬¬. (2016). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2007). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bloodgood, J. M., Turnley, W.H., Mudrack, P. 2008. The Influense of Ethics Instruction Religiosity, and Intelligence on Cheating Behaviour. Joournal of Business Ethics, 82:557-571)
Daud, A. (2007). Ujian Nasional dan Ketidakjujuran. Padang: Padang Ekspress
Fetzer Institute And Nasional Institute On Aging Working Group. (1999). Multidimensional Measurement Of Religiousness, Spiritual For Use In Health Reseach Ferzer Institute Incollaboration With The Nasional Institiute On Aging . Kalamazoo.
Fitriana, Nurmartina. (2016). Hubungan Religiusitas dan Perilaku Menyotek pada Peserta Ujian Nasional Tingkat SMA di Bandung. Repository UPI: Indonesia University of Education. (http://repository.upi.edu/id/eprint/26124)
Gufron, M. Nur & Rini Risnawati. (2010). Teori-Teori Psikologi. Ar-Ruzz Media: Jogjakarta.
Gonzaga. (2013). Tema Pendidikan Karakter Kolese Gonzaga, Kejujuran Komunikasidan Kesederhanaan (honesty, comunication and simplicity). Online: www.kolesegonzaga.com
Hadi, Sutrisno. (2004). Metodologi Research 2, Andi Offset. Yogyakarta
Handayani. (2008). Alasan Menyontek Menurut Penelitian Antion dan Michel (http://[email protected])
Hurlock, E.B. (1994). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Hurlock, E.B. (1990). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Hurlock, E.B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Hartanto, Dody. (2012). Bimbingan & Konseling Menyontek Mengungkapkan Akar Masalah dan Solusinya. Jakarta Barat: Penerbit Indeks Jakarta.
Hartosujono & Sari. (2015). Perilaku Menyontek Pada Remaja. Jurnal Psikologi – ISSN: 1858-3970. Vol 11, 2015-12-19.
Hetherington, E. M. & Feldman, S.E. (2007). College cheating as a function of subject and situaional variables. Journal of Educational Psychology, 55, 212-218. London: University Oxford
Kardo, Rici &Yuzarian. 2017. Sikap Guru Terhadap Peserta Didik Dalam Belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan. Volume 2. Nomor 2. Hal 189-195.
Kusdiana. Eva. (2018). Percaya Diri, Religiusitas dan Perilaku Menyontek. Jurnal Konseling Indonesia. Vol 3 No 2, April 2018, hal 37-41. (http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JKI).
Lestari, S. (2005). Studi Kualitatif Pengalaman Menyontek pada Siswa. Jurnal Penelitian Humaniora. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mujahidah. (2009). Perilaku Menyontek Laki-Laki dan Perempuan: Studi Meta Analisis. Jurnal Psikologis, 171-199 (2, No. 2).
Muslifah F. (2013). Hubungan antara Kontrol Diri dengan Intensi Perilaku Menyontek pada Siswa SMP Negeri 1 Prambanan. Jurnal Bimbingan dan Konseling Edisi 3 Tahun 2013
Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Piaget, Jean . (2003). Antara Tindakan dan Pikiran. Jakarta: PT. Gramedia
Pudjiastuti, E. (2012). Hubungan self-efficacy dengan perilaku menyontek mahasiswa psikologi. Mimbar. 28(1), 103-112. Bandung: Fakultas Psikologi Universitas Bandung.
Rugaiya. (2011). Profesi Kependidikan. Ghalia Indonesia: Bogor.
Sarwono, S. W. (2007). Psikologi Remaja. Jakarta: Salemba Humanika.
Sardiman. (2003). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada.
Sarosa, S. (2012). Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar. Jakarta: PT. Indeks
Silaen, Dumora. (2015). Hubungan Religiusitas dengan Intesitas Menyontek pada Mahasiswa Kristen Protestan Universitas Padjajaran Jatinagor. Academy of Educational Leadership Journal. Vol 13. No 2.Sukmadinata. 2010. Metode penenelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitiaan Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2014). Metode Penelitiaan Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung: Alfabeta.
Thouless. R (1992). Pengantar psikologi agama. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Utami, Nurhani. (2019). Hubungan harga diri dan religiusitas dengan perilaku menyontek pada siswa. Skripsi. Bandar Lampung. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Veronika, K.T.M., dkk. (2013). Hubungan antara moral judgement maturity dengan perilaku menyontek pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta. Jurnal Psikologi Kepribadian. 131-143. Bandung: Fakultas Psikologi Unv iversitas Surakarta.
Wirawan, Sarlito. (1997). Pengantar Umum Psikologi. Jakarta: Rajawali.
DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v3i2.659
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi
License URL: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
