Pengaruh Interaksi Sosial dan Peran Gender Terhadap Pertimbangan Moral Siswa SMA Negeri 12 Medan
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmadi, A. (2007). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
Anonim. (1993). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Balai Pustaka. Jakarta.
Ardiyan, L., Lahmuddin L., Nurmaida I.S., (2015), Hubungan Sikap terhadap Pornografi dengan Perilaku Seks Pranikah Ditinjau dari Gender, Analitika: 7 (1): 20-30
Arikunto. S. (2006). Prosedur Penelitian: Sutu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Basow, S.A. (1992). Gender: Stereotypes and Roles (3rd ed). California: Brooks/Cole Publishing Company.
Hadi, S. (2000). Metode Research Jilid I. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Hermanto, G. (2009). 1700 Bank Soal Bimbingan Pemantapan Sosiologi. Bandung: Yrama Widya.
Hurlock, E.L. (2013). Perkembangan Anak. Jilid 2 Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.
Kasih, R. (2019). Modelling Untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Pada Anak Dengan Intellectual Disability. JURNAL DIVERSITA, 5(1), 51-57. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v5i1.2372.
Kohlberg, L. (1969). Stage and sequence: the cognitive-developmental approach to socialization, in Handbook of socialization theory and research ed. Goslin D. A., editor. (Chicago, IL: Rand McNally;) 347–480.
Kohlberg, L. (1995). Tahap-Tahap Perkembangan Moral. Diterjemahkan oleh John De Santo & Cremers, A. Yogyakarta: Kanisius.
Lickona, T. (1976). Critical Issues in the Study on Moral Development and Behavior. Dalam Lickona, T. (editor). Moral Development and Behavior. Theory, Research, and Social Issues, hlm. 3-27. New York: Holt, Rinehart & Winston.
Lickona, T. (2012). Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Maccoby, L.E. (1979). Women’s Sociobiological Heritage: Destiny or Free Choice? In Gullahorn, JE. (ed). Psychology and Women in Transition. London: John Wiley & Sons, pp. 147.166.
Maccoby, L.E. (1979). Women’s Sociobiological Heritage: Destiny or Free Choice? In Gullahorn, JE. (ed). Psychology and Women in Transition. London: John Wiley & Sons, pp. 147.166.
Menanti, A. (2008). Kontribusi Persepsi Remaja Mengenai Teknik Pendisiplinan yang Dilakukan oleh Orang Tua dan Pemahaman Diri interdependen Remaja terhadap Penalaran Moral Remaja. Studi pada Remaja Siswa SMA Suku Bangsa Melayu di Lingkungan Budaya Dominan di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Disertasi. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Menanti, A. (2008). Kontribusi Persepsi Remaja Mengenai Teknik Pendisiplinan yang Dilakukan oleh Orang Tua dan Pemahaman Diri interdependen Remaja terhadap Penalaran Moral Remaja. Studi pada Remaja Siswa SMA Suku Bangsa Melayu di Lingkungan Budaya Dominan di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Disertasi. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Menanti, A. (2010). Penalaran Moral Remaja Melayu dan Kontributornya. Bandung: UPI PRESS.
Menanti, A.. (2010). Penalaran Moral Remaja Melayu dan Kontributornya. Bandung: UPI PRESS.
Munthe. H.M, & Hafi. B. (2018). Pemberdayaan Gender Pada Tokoh Adat untuk Mendukung Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS). 1 (2): 60-65.
Muryati, A., Cut M., (2010), Hubungan Moralitas dan Status Ekonomi dengan Kecerdasan Sosial pada Remaja di SMP Negeri 9 Binjai, Analitika: 2 (1): 10-17
Muti ah, R., Rohana, R., Saragih, S., & Hasibuan, M. (2019). Perbedaan Antara Kecerdasan dan Kesadaran Moral Siswa SMA Sederajat ditinjau dari Jenis Kelamin dan Jenis Sekolah. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 11(2), 72 - 81. doi:https://doi.org/10.31289/analitika.v11i2.2710.
Oakes, Ruth & Quina, Katherine. 1983. The Impact of Gender and Role Perspective On Moral Judgment. Chicago: The Midwest Psychological Association.
Papalia, Diane E, Old, S. W., Feldman, & R.D. (2008). Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta: Kencana.
Papalia, Diane E, Old, S. W., Feldman, & R.D. (2009). Human Development (10th ed). B. Marswendy (Trans) Jakarta: Salemba Humanika.
Santrock, J. W. (2003). Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. Edisi Kesebelas, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Santrock, J. W. (2014). Psikologi Pendidikan – Educational Psychology. Edisi 6, Buku 1. Jakarta: Salemba Humanika.
Sarbaini, (2016). Pertimbangan Moral Menurut Gender Peserta Didik Dalam Pembelajaran PKN di SMA KORPRI Banjarmasin. Program Studi PPKn FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Sarwono, S. W & Meinarno, E.A. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.
Shields, S. A. (1991). Gender in the Psychology of Emotion: A selective Research Review. Dalam K. T. Strongman (Ed.), International Review of Studies on Emotion, Vol 1. New. York: Wiley.
Sjarkawi. 2006. Pembentukan Kepribadian Melalui Peningkatan Pertimbangan Moral. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional RI.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Walgito, B. (1990). Psikologi Sosial (Suatu Pengantar). Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM.
Yusuf, S. (2009). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosdakarya.
DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v2i2.303
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
