Hubungan antara Disiplin dan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Binjai

Muhammad Faisal Situmorang, Syaiful Akhyar Lubis, Azhar Aziz

Abstract


Learning independence is the ability of a student in realizing his will or desire in a way without dependent on others. This study aims to determine the relationship between learning discipline and learning motivation with the independence of student learning in SMA Negeri 1 Binjai. This research is quantitative research with population as much as 324 students of SMA Negeri 1 Binjai. By using stratified random sampling technique obtained sample of 180 respondents. Data analysis technique using Multiple Regression Analysis. In general, discipline, motivation to learn, and independence of high school students learn 1 Binjai classified high. The results showed that in the first hypothesis there is a positive and significant correlation between discipline with student learning independence in SMA Negeri 1 Binjai with correlation coefficient of 0.730 and p <0.000, then the second hypothesis shows that there is a positive and significant relationship between learning motivation with independence student learning, with correlation coefficient of 0.751 and p <0.000 and in the third hypothesis showed that there is a positive and significant relationship between discipline and learning motivation with learning independence with a correlation coefficient of 0.793 and p <0.000. The total effective contribution between the learning discipline and the learning motivation toward the independence of the students of SMA Negeri 1 Binjai is 62.8%.


Keywords


Learning Discipline, Learning Motivation, Learning Independence.

Full Text:

PDF

References


Afiatin, I. & Martaniah, S. M. (2006). Peningkatan kepercayaan diri remaja melalui konseling kelompok. Jurnal Psikologi Universitas Gajah Mada. Yogyakarta : Universitas Gajah Mada

Ali., M., dan Asrori, M., (2011). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Aziz, A., Monika N.K.G., (2011), Hubungan Antara Lingkungan Belajar Dan Manajemen Waktu Dengan Motivasi Menyelesaikan Studi Pada Mahasiswa Pascasarjana Yang telah Menikah, Analitika: 3 (2): 99-114

Batubara, A., (2011), Hubungan Antara Kebiasaan Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Aktivitas Belajar, Analitika: 3 (2): 99-114

Cob. P.A, (2003). Psikologi Pendidikan. Jakarta : Garuda Press.

Damanik, S., & Anggaraeni, F. (2018). Hubungan Persepsi Keterampilan Mengajar Guru dengan Motivasi Belajar Siswa Akselerasi di Sekolah Menengah Atas Al-Azhar Medan. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 10(2), 60 - 68. doi:https://doi.org/10.31289/analitika.v10i2.1788

Darmadi, H., (2013). Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung : Alfabeta.

Daryanto. (2010). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media

Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Dhesiana. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.

Durkheim, E. (1990). Pendidikan Moral “Suatu Studi Teori dan Aplikasi Sosiologi Pendidikan”. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.

Ginting, M.N. K., Azhar A., (2014), Hubungan antara Lingkungan Belajar dan Manajemen Waktu dengan Motivasi Menyelesaikan Studi Analitika: 6 (2): 85-91

Hasmayani, B., Hotman S., (2012), Perbedaan Minat Sekolah dan Motivasi belajar Ditinjau dari Pola Asuh Orangtua, Analitika: 4 (1): 24-30

Hulu, T., Irna M., (2013), Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Efikasi Diri dengan Prestasi Belajar, Analitika: 5 (2): 50-56

Manurung, S.A.K., Lahmuddin L., (2010), Hubungan Self Regulated Learning dan Disiplin Terhadap Prestasi Belajar, Analitika: 2 (2): 76-87

Mas’udi, A.. (2000). Pendidikan Pancasiladan Kewarganegaraan. Yogyakarta: PT.Tiga Serangka

Masrun, H. et.al., (1986). Studi mengenai Kemandirian pada Penduduk di Tiga Suku Bangsa (Jawa, Batak, Bugis). Laporan Penelitian Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada.

Metia, C., Fenty Z., (2012), Hubungan Dukungan Sosial Orangtua dan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar, Analitika: 4 (1): 16-23

Metia, C., Fenty Z., (2012), Hubungan Dukungan Sosial Orangtua dan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar, Analitika: 4 (1): 16-23

Milfayetty, S., (2009), Hubungan Kompetensi Kepribadian Guru Dan Reinforcement dengan Motivasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 11 Medan, Analitika: 1 (1): 1-11

Minauli, I., Imelda B.,(2011), Hubungan Antara Efikasi Diri Dan Regulasi Diri Dalam Belajar Dengan Prestasi Akademik Mahasiswa, Analitika: 3 (2): 99-114

Monks, FJ.J., Knoers, AMP, dan Haditomo, S.R. (2001). Psikologi Perkembangan dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

An-Nabawi, M.M. (2014). Hubungan Motivasi Berprestasi dan Kepercayaan Diri dengan Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 1 Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Tesis. Program Studi Magister Psikologi. Program Pascasarjana. Universitas Medan Area.

Ningsih, S.H., Wiwik S., Suryani H., (2014) Hubungan antara Kebiasaan Belajar dan Dukungan Orangtua dengan Prestasi Belajar, Analitika: 6 (2): 71-77

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Pandia, W.H, Abdul M., Azhar A., (2015) Hubungan Harga Diri Siswa dan Pola Asuh Demokratis Orangtua dengan Motivasi Belajar Siswa, Analitika: 7 (2): 80-87

Priyanto, D., (2009). Mandiri Belajar SPSS. Yogyakarta : Mediakom.

Sabri, A. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung : Kalam Mulia

Simorangkir, N.R., Asih M., Azhar A., (2014) Kontribusi Komunikasi Persuasif Guru Terhadap Kepercayaan Diri Dan Motivasi Belajar, Analitika: 6 (2): 60

Siregar, N.I., Sri E., (2012) Hubungan Konsep Diri dan Kecerdasan Emosi dengan Motivasi Belajar, Analitika: 4 (1): 38-42

Sri Wahyuni, N. (2018). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua Tunggal (Ibu) Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa di Pondok - Pesantren Mawaridussalam. JURNAL DIVERSITA, 4(1), 68-74. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1604

Suhendri, H. (2012). Pengaruh Kecerdasan Matematis-Logis, Rasa Percaya Diri, Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Eprint-UNY. Yogyakarta.

Sulaiman, Harun S., Cut M., (2015), Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Kreativitas terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu, Analitika: 7 (2): 88-98

Sutrisno, H. (2000). Metodologi Research. Yogyakarta : Andi Yogyakarta

Tu’u, T. (2004). Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Belajar. Jakarta: Grasindo.

Wati S, P., Cut M., (2010), Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dan Self Efficacy dengan Kemandirian Belajar pada Siswa SMKN 2 Medan, Analitika: 2 (2): 45-54

Yamin, M. (2013). Strategi dan Metode dalam Model Inovasi Pembelajaran. Gaung Persada Press group. Jakarta

Zainimal. (2000). Psikologi Pendidikan. Bandung: Kalam Mulia.




DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v1i2.274

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Program Pascasarjana Magister Psikologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License