Partisipasi Pemuda Karang Taruna dalam Kegiatan Sosial di Desa Sidoagung
Abstract
This study aims to examine the role of the government in increasing youth social participation through Karang Taruna in Senuko Hamlet, Sidoagung Village based on Marschall's social participation theory. The focus of the study includes the existence of participatory groups, the community's ability to engage in the process, and the existence of a space for expressing opinions in decision-making. Youth participation in social activities is a fundamental element in sustainable village development. This study uses a qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of Karang Taruna administrators, village government officials, and community leaders. The results of the study show that youth social participation has been successful in two indicators, namely the existence of participatory groups and the ability to get involved, but is still weak in terms of expressing opinions in the decision-making process. Therefore, improving the communication system, transparency of information, and resource support are key to optimising the contribution of youth as agents of inclusive and sustainable village development.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustina, Y., & Sukmana, H. (2023). Peran organisasi Karang Taruna dalam penguatan nilai sosial generasi muda di Indonesia. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(3), 211–219.
Angkasawati, A. (2018). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Yogyakarta: Deepublish.
Aulia, R., Rahman, F., & Lestari, S. (2023). Peran pemuda dalam pembangunan berkelanjutan di desa: Studi partisipasi sosial generasi muda. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Desa, 5(2), 112–120.
Fernanda, M., Pratomo, D., & Anjani, R. (2022). Analisis model Miles dan Huberman dalam penelitian kualitatif. Jurnal Metodologi Sosial Humaniora, 7(1), 45–52.
Hatami, M. (2023). Youth civic virtue and community participation: Strengthening local leadership through social engagement. Journal of Social Development Studies, 8(3), 145–156.
Kerti, I. N., & Frecer, A. (2024). Karang Taruna and social empowerment: Strengthening youth awareness in rural Indonesia. Jurnal Pengabdian dan Sosial Masyarakat, 6(1), 25–33.
Kerti, N., & Frecer, D. (2024). Peran lembaga sosial dalam meningkatkan partisipasi pemuda desa. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 45–56.
Marschall, M. (2006). Community participation and local democracy: A comparative analysis of local governance models. Urban Affairs Review, 41(3), 336–364. https://doi.org/10.1177/1078087405283448
Mondong, A. (2013). Desentralisasi dan otonomi desa dalam sistem pemerintahan Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan Indonesia, 2(1), 55–66.
Permata, D., Prasetyo, H., & Laila, N. (2024). Peran Karang Taruna dalam meningkatkan solidaritas sosial di pedesaan. Jurnal Sosial Humaniora dan Pembangunan, 9(1), 45–53.
Safrudin, M., Hartono, B., & Wahyudi, S. (2023). Pendekatan penelitian kualitatif dalam studi sosial masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sosial, 8(2), 133–142.
Siagian, D., Hidayat, R., & Putri, A. (2023). Analisis data kualitatif dalam penelitian sosial: Pendekatan sistematis. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(4), 201–213.
Sugistin, R., & Pujianto, D. (2024). Peran kegiatan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui organisasi pemuda. Jurnal Sosial dan Humaniora Indonesia, 9(1), 77–85.
Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulung, U. (2024). Teknik pengumpulan data primer dalam penelitian sosial. Jurnal Penelitian Kualitatif Indonesia, 3(1), 54–61.
Supriyadi, T., Handoko, R., & Lestari, P. (2023). Pemanfaatan data sekunder dalam riset sosial dan pendidikan. Jurnal Riset dan Evaluasi Pendidikan, 9(1), 77–88.
Wahbi, M., Pratama, A., & Nuraini, R. (2020). Faktor penghambat partisipasi sosial pemuda di daerah pedesaan: Studi kasus di Jawa Barat. Jurnal Sosiologi Pembangunan, 4(2), 101–112.
DOI: https://doi.org/10.31289/jipikom.v8i2.6501
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
