Tinjauan Literatur: Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) Terhadap Pemberian Pupuk Bioneensis dan Mikoriza Arbuskular

Sahlan Pahruddin Siregar, Ellen Lumisar Panggabean

Abstract


Peanuts are the fourth food commodity after rice, soybeans and corn. In terms of food crops, the existence of peanuts has a comparative advantage compared to other food crops. Excessive use of chemical fertilizers is a problem for soil fertility. Biofertilizers are one alternative in improving soil structure. Bioneensis is a biofertilizer made from a consortium of indigenous bacteria in oil palm roots (rhizome). Bioneensis contains N-binding microorganisms, P solvents and IAA producers which function as Plant Growth Promoting Bacteria (PGPR). Mycorrhiza is a fungus that is symbiotic in plant roots which is often used in agriculture, including helping to increase the presence of plant nutrients, increasing plant resistance to environmental stress, disease, and adverse conditions. This fungus is used as a biological agent to help increase plant growth during the vegetative and generative periods.

Keywords


Peanut; Bioneensis; Mycorrhiza

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, S.S. 2020. Statistik Lahan Pertanian Tahun 2015-2019. Pusat Datadan Sistem Informasi Pertanian. Sekretariat Jenderal. KementerianPertanian. Jakarta.

Balitkabi, 2008.Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Balitkabi. Malang.

Kasno, A. dan D. Harnowo 2014. Karakteristik varietas unggul kacang tanah dan adopsinya oleh petani. Iptek Tanaman Pangan, 9(1): 13-23.

Kurniawan, R. M., Purnamawati, H., & E.K, Y. W. (2017). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah. Buletin Agrohorti, 5(3),342–350.

Malik, A. 2016. Ekonomi Kacang Tanah: Tinjauan Keunggulan Komparatif dan Perspektif Pengembangan. IAARD Press. Jakarta.

Matsetio, A. M., Tunjung, P., & Yenny, S. (2014). Jenis Dan Potensi Fungi Mikoriza Asal Tanah Pasca Tambang Batubara Dalam Mengendalikan Penyakit Busuk Batang Fusarium Sp. Pada Tanaman Jagung (Doctoral Dissertation, Universitas Bengkulu).

Morgan, J.A.W., G.D. Bending, and P.J. White. 2005. Biological cost and benefit to plant microbe interactionsin the rhizosphere. J. Exp.Bot.56:1729-1739.

Nurhayati. 2011. Pengaruh Jenis Amelioran Terhadap Efektivitas dan Inefektivitas Mikroba Pada Tanah Gambut Dengan Kedelai Sebagai Tanaman Indikator. Agronobis 3(5), 35-42.

Nurbaity, A. N. N. E., Herdiyantoro, D., & Mulyani, O. (2009). Pemanfaatan Bahan Organik Sebagai Bahan Pembawa Inokulan Fungi Mikoriza Arbuskula. Jurnal Biologi, 13(1), 7-11.

Nusantara, A. D., & Irdika, M. (2012). Bekerja Dengan Fungi Mikoriza Arbuskula. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor Dan SEAMEO BIOTROP. ISBN : 978-979-8275-33-3

PPKS. (2020). Bioneensis, Pupuk Hayati Produksi Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Putra, Rizky, K., (2022). Respon Pemberian Pupuk Hayati Bioneensis Dan Pupuk Organik Cair (Poc) Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Okra Merah (Abelmoschus esculentus L. Moench). Universitas Medan Area.

Rahmianna, A. A., H. Pratiwi, dan D. Harnowo. 2015. Budidaya kacang tanah. Balai Pertanian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Malang

Santoso, Y. S. 2013. Penentuan umur panen tiga varietas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kambing.

Setiadi, Y. (2002). Pengaruh inokulasi dua spesies cendawan mikoriza arbuskular dan pemupukan fosfor terhadap pertumbuhan dan serapan fosfor tajuk bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy),30 (3).

Suharjo UKJ. 2001. Efektivitas nodulasi Rhizobium japonicum pada kedelai yang tumbuh di tanah sisa inokulasi dan tanah dengan inokulasi tambahan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia 3(1), 31-35.

Trustinah. 2015. Morfologi dan pertumbuhan kacang tanah dalam Kacang Tanah Inovasi Teknologi dan Pengembangan Produk. Monograf Balitkabi. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Malang. Hal: 40-59.




DOI: https://doi.org/10.31289/jiperta.v7i2.6010

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Pertanian
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License