Uji Antibakteri Ekstrak Biji Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Shigella Dysentriae

Yulia Erviana, Emmy Harso Kardhinata, Rahmiati Rahmiati

Abstract


Pepaya  (Carica  papaya) merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat alternatif, mulai dari bagian akar, batang, daun, dan buah.  Karena diketahui mengetahui mengandung senyawa tanin yang memiliki aktifitas antibakteri terhadap beberapa jenis bakteri phatogen seperti Shigella, Salmonella thypii, dan Eschericia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak biji pepaya dalam menghambat pertumbuhan Shigella dysentriae. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan metode Rancangan acak lengkap satu faktor dan metode difusi. Konsentrasi ekstrak biji buah pepaya yang digunakan yaitu 10%, 20%, 30%, 40% dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji buah pepaya dengan masing-masing konsentrasi tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae. Tidak ada perbedaan yang nyata antara konsentrasi 40%, 30%,  dan  20%,  sehingga  konsentrasi 20% merupakan konsentrasi  paling efektif.


Keywords


Carica papaya; diare; anti bakteri; Shigella dysentriae.

Full Text:

PDF

References


Dewi, L. F., Sartini, S., & Rahmiati, R. (2019). Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Usus Sapi (Bos taurus) serta Kemampuannya dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Eschericia coli dan Shigella sp. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 1(1), 21-27.

Febrianti, N., & Sari, F. J. (2016). Kadar Flavonoid Total Berbagai Jenis Buah Tropis Indonesia. Program Pendidikan Studi Biologi, FKIP. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan.

Ismiati, I., Fauziah, I., & Rahmiati, R. (2020). Isolasi dan Karakteristik Bakteri Pada Air Gambut di Kawasan Desa Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 2(1), 39-45.

Khalil, M., Aida, N., Adhar, S., & Hartami, P. (2016). Pencampuran tepung daun gandarusa (Justicia gendarussa) dalam pakan untuk mengurangi fertilitas ikan nila gift, Oreochromis sp.[The Application of the willow leaf powder (Justicia gendarussa) in the fish feed to reduce the level of fertility of gift tilapia, Oreochromis sp.]. Jurnal Iktiologi Indonesia, 16(1), 11-23.

Mulyono, L. M. (2014). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Calyptra, 2(2), 1-9.

Nor, T. A., Indriarini, D., & Koamesah, S. M. J. (2018). Ji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pepaya (carica papaya l) terhadap pertumbuhan bakteri escherichia coli secara in vitro. Cendana Medical Journal (CMJ), 6(3), 327-337.

Purwaningdyah, Y. G., Widyaningsih, T. D., & Wijayanti, N. (2014). EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT YANG DIINDUKSI Salmonella typhimurium [IN PRESS SEPTEMBER 2015]. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(4).

Putri, R. L., & Ciptaningtyas, V. R. (2016). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas Aeruginosa Secara in Vitro. DIPONEGORO MEDICAL JOURNAL (JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO), 5(4), 1568-1575.

Roni, A., Maesaroh, M., & Marliani, L. (2019). Aktivitas antibakteri biji, kulit dan daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1), 29-33.

Sujiprihati, S., & Suketi, K. (2009). Budi Daya Pepaya Unggul. Penebar Swadaya Grup.

Torar, G. M. (2017). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. PHARMACON, 6(2).

Tuntun, M. (2016). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan, 7(3), 497-502.




DOI: https://doi.org/10.31289/jibioma.v3i2.750

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)

Fakultas Biologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License