Analisis Yuridis Konsolidasi Tanah

Joni Rumagit, Idham Idham

Abstract


The legal basis for land consolidation in the context of improving the quality of the resedential environtment is based on the nationally regulated lawas and regulations, including Article 33 paragraph (3) of the 1945 Costitution of the Republic of Indonesia, Articles 2, 6, 12, 14 of the UUPA, law No. 1 of 2011 concerning Housing and Settlements, Law No. 32 of 2009 concering Environmental Protection and Management, Law No. 26 of 2007 concerning Spatial Planning and the Head of the National Land Agency issued Regulation of the Head of The National Land Agency Number 4 of 1991 concerning Land Consolidation. The supporting factors for land consolidations in order to improve the quality of residential environtment are the Collaboration between Land Office and several related agencies in the land consolidation. While the inhibiting factor for soil consolidation in order to improve the quality of the residential environtment is the lack of knowlage of land consolidation participants regarding land consolidations.

Keywords


Land Consolidation; Pemalang Regency.

Full Text:

PDF

References


Ardianto, B., dan Priatmono, E., (2011), Penyelenggara Konsolidasi tanah, bahan Diklat Tatalaksana Pengaturan Pengusaha Tanah, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Agus, I.P, (2018), Penataan Tanah Perkotaan Dalam Upaya Meningkatkan Daya Guna dan Hasil Guna Penggunaan Tanah Melalui Konsolidasi Tanah, Semarang: Universitas Diponegoro.

Chamsah, A.A., (2011), Hukum Agraria (pertahanan Indonesia) Jilid 1, Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Dalimunthe, C, (2018), Politik Hukum Agraria Nasional Terhadap Hak-Hak Atas Tanah, Medan: Penerbit Yayasan Pencerahan Mandailing.

Fajar, M., dan Yulianto, A, (2010), Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Ginting, D, (2015), Hukum Kepemilikan Hak Atas Tanah, Bogor: Ghalia Indonesia.

Harsono, B, (2013), Hukum Agraria Indonesia, Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria Isi dan Pelaksanaannya, Jakarta: Djambatan.

Hasibuan, A, (2013), Metodologi Penelitian, Jakarta: Rajawali Pers.

Hasni, (2016), Hukum Penataan ruang dan Penatagunaan Tanah, Jakarta: Rajawali Pers.

Moelong, L.J., (2016), Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, Remaja Rosda Karya.

Mudjiono, (2017), Politik dan Hukum Agraria, Yogyakarta: Liberty.

Mukti, A, (2010), Pembahasan Undang-undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960, Medan: USU Press.

Murad, R, (2017), Menyikapi Tabir Masalah Pertanahan, Bandung: Madar Maju.

Nasution, B.J., (2018), Metode Penelitian Hukum, Bandung: CV. Mandar Maju.

Notonagoro, (2015), Politik Hukum dan Pembangunan Agraria di Indonesia, Bogor: Ghalia Indonesia.

Parlindungan, A.P, (2018), Komentar atas Undang-Undang Pokok Agraria, Bandung: Mandar Maju.

Perangin Angin, E., (2014), Hukum Agraria di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo.

Raharjanto, A.D., (2018), Pelaksanaan Konsolidasi Tanah Perkotaan Secara Swadaya Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Ramadhona, A., (2017), Pelaksanaan Konsolidasi Tanah Untuk Pembangunan Jalan, Jakarta: Rineka Cipta.

Santoso, U., (2016), Hukum Perumahan, Jakarta: Prenadamedia Group.

Siregar, T.A., (2011), Undang-Undang Pokok Agraria Dalam Bagan, Kelompok Studi Hukum dan Masyarakat, Medan: Fakultas Hukum USU.

Sitorus, O., (2012), Keterbatasan Hukum Konsolidasi Tanah Perkotaan sebagai Instrumen kebijakan Pertanahan Partisipatif dalam Penataan Ruang di Indonesia, Yogyakarta: Mitra Kebijakan Tanah Indonesia.

Sitorus, O., (2015), Konsolidasi tanah, Tata Ruang dan Ketahanan Nasional, Yogyakarta: STPN Press.

Sumardjono, M.S.W., (2011), Kebijakan Pertanahan Antara Regulasi dan Implementasi, Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Sutedi, A, (2017), Tinjauan Hukum Pertanahan, Jakarta: Pradnya Paramita.

Soekanto, S., dan Mamudji, S., (2011), Penelitian Hukum Normatif, Jakarta, Rajawali Pers.

Undang-Undang Dasar 1945

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Ketentuan Ketentuan Pokok Agraria (UUPA)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Penatagunaan Tanah.

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 4 Tahun 1991 Tentang Konsolidasi Tanah.

Nurdin, A. (2021). Politik Uang dan Prospek Konsolidasi Demokrasi Indonesia. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(1), 190-196. doi:https://doi.org/10.34007/jehss.v4i1.609

Simbolon, D.H. (2017).Tinjauan Yuridis Tentang Peralihan Hak Atas konsolidasi Dalam Objek Sengketa. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 4 (2): 36-43.

Ambat, A., Sahari, A., & Perdana, S. (2020). Penanggulangan Bentrok Massa Akibat Konflik Pertanahan Oleh Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(1), 70-77. doi:https://doi.org/10.34007/jehss.v3i1.195

Silaban, J. Minin, D. & Muazzul. (2019). Peran Polri dalam Menyelesaikan

Perkara Pemakaian Tanah Tanpa Izin dari yang Berhak atau Kuasanya yang Sah. ARBITER: Jurnal

Ilmiah Magister Hukum, 1(2): 167-174

Sitepu, S.R. Ediwarman & Marlina. Kebijakan Hukum Pidana Terhadap Pertanggung

Jawaban Pidana Penguasaan Tanah Tanpa Hak Sebagai Tindak Pidana Ringan (Studi Pengadilan Negeri Lubuk

Pakam). ARBITER: Jurnal Ilmiah Magister Hukum. 2(1) 2020: 33-41.

Novindri, M.R., Hidayani, S. & Lubis, E.Z. (2020). Penerapan Undang-Undang No. 32 Tahun

Dalam Pengelolahan Limbah Cair di Usaha Dagang Tahu Jawa (Studi Kasus di Pabrik Tahu Usaha

Dagang Jawa). JUNCTO, 2(1) 2020: 60-67

Marlina, dan Isnaini, (2011), Perspektif Hukum Perdata Dan Agrarian dalam Pengalihan Lahan Eks HGU PTPN II (Persero) Tanjung Morawa Kepada Pihak Ketiga, (Studi Pengalihan Lahan Eks Kepada Yayasan Al Washliyah dan Yayasan Nurul Amaliya), Mercatoria, 4 (2): 58-71

Widjaja, A., Widyantoro, V., Larasati, E., Irianti, L., & Maharani, R. (2020). Tanggung Gugat terhadap Pembebanan Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda yang Akan Ada Berupa Gedung. JURNAL MERCATORIA, 13(2), 106-117. doi:https://doi.org/10.31289/mercatoria.v13i2.3741

Hidayani, S., & Pohan, M. (2020). Aspek Hukum terhadap Perjanjian Pinjam Emas dengan Jaminan Tanah Sawah dalam Masyarakat Pidie. JURNAL MERCATORIA, 13(2), 204-215. doi:https://doi.org/10.31289/mercatoria.v13i2.4241

Rafiqi (2019). Tanah Grant Sultan Melayu Deli Menurut Teori Positivistik, Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 6 (2) 2019: 102 – 107




DOI: https://doi.org/10.31289/arbiter.v3i1.652

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 ARBITER: Jurnal Ilmiah Magister Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Arbiter: Jurnal Ilmiah Magister Hukum

Program Pascasarjana Magister Hukum, Universitas Medan Area
Email: [email protected]
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License