Legal Certainty Regarding the Merger of the Population and Civil Registration Services of North Sumatra Province
Abstract
Bureaucratic reform in Indonesia is an act of innovation that includes restructuring, rehabilitation, and refunctionalization. This article aims to evaluate the procedures for merging the Population and Civil Registration Service with other agencies by applicable legal regulations. The focus of this research is to determine whether the merger process complies with the hierarchy of statutory regulations. The research method used is a normative juridical research method, which involves the analysis of legal rules and a conceptual approach. Data was collected through document studies and literature references related to primary, secondary, and tertiary law. The results of this study conclude that the process of merging the Regional Apparatus Organizations (OPD) of the Population and Civil Registration Service does not ensure compliance with the hierarchy of statutory regulations, and this action can be considered a violation committed by the provincial government because it was carried out inappropriately both substantively and formally.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
-opd-pemprov-sumut-bakal-dirampingkan-berikut-ini-dinas-yang-rencananya-digabungkan. (2021).
Akili, R. H. S., & Achmad, W. (2023). the Role of Political Parties in the Implementation of Democratic General Elections in the Indonesian State Administration System. Journal of Law and Sustainable Development, 11(4), 1–13. https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i4.551
Aziz, M. F., Handayani, S., & Alamin, M. (2020). Kedudukan dan Keabsahan Hasil Pemeriksaan Poligraf dalam Sistem Pembuktian Pidana di Indonesia : Tinjauan Prinsip Keadilan yang Adil ( Fair Trial ) Telaah Yuridis Investasi Pemerintah Menyelamatkan UMKM Pariwisata Akibat Pandemi Covid-19 Relasi Presiden d. 3(1).
Citrawan. (2015). Eksistensi Peradilan Administrasi Dalam Sistem Negara Hukum Indonesia. Jurnal Yuridis, 1(1), 42–56.
Hardianto, H. (2022). Transformasi Layananan Administrasi Kependudukan Indonesia Dalam Mewujudkan Konsep Welfare State (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Selatan). AJUDIKASI : Jurnal Ilmu Hukum, 6(2), 197–210.
Harsasto, P. (2020). Desentralisasi dan Resentralisasi: Upaya Menyeimbangkan Pendulum Pusat-Daerah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(2), 149–162. https://doi.org/10.14710/jiip.v5i2.8593
HR, R. (2011). Hukum Administrasi Negara. In Hukum Administrasi Negara (pp. 54–60). Rajawali Pers.
Khairunnisa, A. A. (2018). Penerapan Prinsip-Prinsip Hak Asasi Manusia Dalam Pembentukan Produk Hukum oleh Pemerintah Daerah. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 5(1), 65–78.
Laurensius Arliman S. (2017). Komnas HAM Sebagai State Auxiliary Bodies Di Dalam Penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia. Jurnal Bina Mulia Hukum, 2(40), 54–66. https://doi.org/10.23920/jbmh.v2n1.5
Lestari, R. A., & Santoso, A. (2022). Pelayanan Publik Dalam Good Governance. JURNAL ILMU SOSIAL Dan ILMU POLITIK, 2(1), 43. https://doi.org/10.30742/juispol.v2i1.2134
Muhammad F Hanafi, & Sunny U Firdaus. (2022). Implementasi Teori Hans Nawiasky Dalam Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. Jurnal Demokrasi Dan Ketahanan Nasional |, 1(1), 79–83.
Muhtadi, M. (2014). Penerapan Teori Hans Kelsen Dalam Tertib Hukum Indonesia. FIAT JUSTISIA:Jurnal Ilmu Hukum, 5(3). https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v5no3.75
Muliawaty, L., & Hendryawan, S. (2020). Peranan e-government dalam pelayanan publik (studi kasus: Mal pelayanan publik Kabupaten Sumedang). Kebijakan: Jurnal Ilmu …, 11, 101–112.
Nur, S., & Susanto, H. (2020). Konsep Kekuasaan Pemerintahan Dalam Perspektif Hukum Administrasi. Online Administrative Law & Governance Journal, 3(4), 2621–2781.
Paramarta, Y. A., Umum, P., Pardede, M., Umum, W. P., Mariani, Y., Redaksi, P., Gayo, A. A., & Redaksi, A. D. (2016). De Jure. 16(511).
Patra, R. (2022). Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Yang Berbasis Hak Asasi Manusia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(3), 125–137.
Peraturan Menteri Dalam negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Provinsi dan Kabupaten/Kota, (2020).
Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang A, (2013).
Putridewi, R. N. (2019). Karakteristik Perjanjian Jual Beli Medium Term Notes. Jurnal HUKUM BISNIS, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.31090/hukumbisnis.v3i1.829
Rantau, M. I. (2019). Penguatan Sistem Presidensial Di Indonesia: Analisis Terhadap Undang Undang No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah, 19(2), 181–193. https://doi.org/10.33592/pelita.vol19.iss2.120
Said, A. R. A. (2015). Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum Volume 9 No. 4, Oktober-Desember 2015.Pembagian Kewenangan Pemerintah Pusat - Pemerintah Daerah Dalam Otonomi Seluas - luasnya Menurut UUD 1945. Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum, 9(4), 505–530.
shujahri am, muh. gau kahdir, A. N. (2010). Analisis Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah; Studi Kasus Perimbangan Keuangan Kota Makassar. Ilmu Pemerimtahan , 3, 37–42.
Sukanto, S. dan S. M. (2009). Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. PT Raja Grafindo Persada.
Sutriadi, E., Dahlan, & Hasim, D. (2018). Keefektifan Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Pada Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 8(2), 27–36.
T, F. (2017). Analisis Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah. Jurnal Ilmu Administrasi, 10(3), 343–359.
Tuju, M., Kimbal, M., & Mantiri, M. (2017). Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa Selatan (Suatu Studi Tentang Pelayanan Akta Kelahiran). Jurnal Eksekutif, 2(2), 1–12.
Undang-Undang Dasar 1945.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, (2013).
Wulandari, S. R., Siahaan, F., & Khasanah, S. N. L. U. (2021). Kedudukan Hukum Perkawinan Beda Agama Dan Kewarganegaran Di Indonesia. Jurnal Hukum Pelita, 2(2), 1–13. https://doi.org/10.37366/jh.v2i2.894
Zalukhu, Y. T., & Trimurni, F. (2023). 3523-Article Text-15571-1-10-20230620 (1). 10(1), 45–52.
DOI: https://doi.org/10.31289/arbiter.v5i2.2863
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 ARBITER: Jurnal Ilmiah Magister Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Arbiter: Jurnal Ilmiah Magister Hukum ![]() This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License |

