Analisis Yuridis Perlindungan Hukum terhadap Pasien dalam Kasus Tindak Pidana Malpraktek Menurut Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

Gomgom T.P. Siregar

Abstract


The high level of crime, including medical malpractice, demands legal protection for patients. The diversity of crimes involving professional classes makes detection and handling increasingly complex. Medical malpractice is often difficult for law enforcement to detect due to challenges in proving negligence or intent. In a legal context, a crime occurs when someone's actions harm or victimize others. Medical malpractice involves a doctor's actions that deviate from operational standards. Consequences include civil and criminal legal sanctions. Responsibilities, including ethical, public, and civil aspects, are associated with medical malpractice. Differences in sanctions and medical risks are emphasized in both medical laws and ethics. Sanctions for medical malpractice are regulated by the Medical Practice Act and the Code of Medical Ethics. Malpractice involves elements of intentional wrongdoing or negligence, while medical risks are not criminal offenses. Medical accidents occur unpredictably and cannot be blamed. Legal protection for patients is crucial in responding to various challenges in the healthcare field.



Keywords


Legal Protection; Patient; Malpractice.

Full Text:

PDF

References


Achadiat, C. M. (2007). Dinamika etika & hukum kedokteran dalam tantangan zaman.

Bachtiar, B. (2019). Metode Penelitian Hukum.

Budiastuti, D. K., Ardiansah, A., & Triana, Y. (2022). TANGGUNG JAWAB HUKUM KELALAIAN DOKTER GIGI TERHADAP PASIEN YANG MENGALAMI LUKA AKIBAT TINDAKAN MEDIS. PROCEEDING IAIN Batusangkar, 1(1), 433–438.

DM, M. Y., Akmal, A. R., Yasmin, N. A., Sari, R., & Saragih, G. M. (2022). Hubungan Kelalaian Medis Dengan Malpraktik Yang Dilakukan Oleh Tenaga Medis. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 7045–7052.

Fuady, M. (2005). Perbuatan Melawan Hukum (Pendekatan Kontemporer).

Gonzales, T. A., Vance, M., & Vance, M. (1954). Legal medicine: pathology and toxicology. (No Title).

Hadi, I. G. A. A. (2018). Perbuatan Melawan Hukum dalam Pertanggungjawaban Dokter terhadap Tindakan Malpraktik Medis. Jurnal Yuridis, 5(1), 98–133.

Heryanto, B. (2010). Malpraktik Dokter dalam Perspektif Hukum. Jurnal Dinamika Hukum, 10(2), 183–191.

Ilahi, W. R. K. (2018). Resiko medis dan kelalaian medis dalam aspek pertanggungjawaban pidana. Jurnal Hukum Volkgeist, 2(2), 170–186.

Jalilah, N. L. (2005). Perlindungan Hukum Pasien Korban Malpraktek Dokter. Universitas Islam Indonesia.

Koeswadji, H. H. (1976). Law and development: The legal status of women in Indonesia, their role and challenge in creating a new national law. Malaya L. Rev., 18, 339.

Muin, A. S. M. M. F. (2022). Perlindungan Hukum Pidana Terhadap Korban Malpraktek Medik. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2).

Pontoh, M. R. (2013). Penegakan Hukum Pidana Terhadap Resiko Medik dan Malpraktek Dalam Pelaksanaan Tugas Dokter. Lex Crimen, 2(7).

Riza, R. A. (2018). Tanggung jawab dokter terhadap pasien dalam hal terjadinya malpraktik medik dilihat dari perspektif hukum perdata. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 4(1), 1–8.

Simanjuntak, B. G. (2014). Keabsahan Tukang Gigi Terkait Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 40/Puu-X/2012 Mengenai Permohonan Perkara Pengujian Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran Terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Novum: Jurnal Hukum, 1(3), 27–37.

Siregar, R. A. (2021). Hukum Kesehatan Jilid II. UKI PRESS.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2016). Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. Rajawali Press.

Yunanto, H. (2009). Pertanggungjawaban Dokter Dalam Transaksi Terapeutik. program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Amri Amir, 1997, Bunga Rampai Hukum Kesehatan,Widya Medika, Jakarta, h. 53

Ari, Yunanto dan Helmi. 2010. Hukum Pidana Malpraktik Medik. Jogjakarta: Penerbit Andi.

Azrul Azwar, 1996, Kriteria Malpraktik dalam Profesi Kesehatan, Makalah Kongres Nasional IV PERHUKI, Surabaya

Bahder Johan Nasution, Hukum Kesehatan Pertanggung Jawaban Dokter, Rineka Cipta, Jakarta, 2001

Endang Kusuma Astuti, Transaksi Terapeutik dalam Upaya Pelayanan Medis di Rumah Sakit,Citra Aditya Bakti,Bandung,2009,hlm. 79

Erina Pane. 2009. Perlindungan Hukum bagi Dokter dan Pasien dalam Hubungannya dengan Malpraktek dan Resiko Medik. Jurnal Hukum Yustisia. Vol. 76, No. 1, Januari-April 2009. Surakarta: UNS Press.

Heryanto, B. (2010). Malpraktik Dokter dalam Perspektif Hukum. Jurnal Dinamika Hukum, 10(2), 184–191. Retrieved from http://fh.unsoed.ac.id/sites/default/ files/fileku/dokumen/V10M2010

J. Guwandi, 2005, Hukum Medik (Medical Law), Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, hlm. 20; Soerjono Soekanto, “Kelalaian dan Tanggung Jawab Hukum Dokter”, Harian Sinar Harapan, 27 Agustus 1985, hlm. 6

Machmud, S. (2008). Penegakan Hukum Dan Perlindungan Hukum Bagi Dokter Yang Diduga Melakukan Medikal Malpraktik. Bandung: Mandar Maju

Munir Fuady, 2005, Sumpah Hippocrates Aspek Hukum Malpraktik Dokter, Bandung: Citra Aditya Bakti

Ngesti Lestari, ”Masalah Malpraktek Etik Dalam Praktek Dokter ”, Kumpulan Makalah Seminar tentang Etika dan Hukum Kedokteran diselenggarakan oleh RSUD Dr. Saiful Anwar , Malang, 2001

Ninik Mariyanti, Malapraktek Kedokteran, PT.Bina Aksara, Jakarta, 1988, hal. 37

Soekidjo Notoatmojo,2010, Etika & Hukum Kesehatan, Penerbit Renika Cipta, Jakarta

Veronika Komalawati, Hukum dan Etika dalam Praktik Dokter, Sinar Harapan,Jakarta 1989

Wahyuningsih SE, (2014), urgensi pembaharuan hukum pidana materiel Indonesia berdasarkan nilainilai ketuhanan yang maha esa, Vol 1, No.1, Jurnal pembaharuan hukum




DOI: https://doi.org/10.31289/arbiter.v5i2.2834

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 ARBITER: Jurnal Ilmiah Magister Hukum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Arbiter: Jurnal Ilmiah Magister Hukum

Program Pascasarjana Magister Hukum, Universitas Medan Area
Email: [email protected]
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License