Analisis Komparasi Usaha Agribisnis Antara Pola Tanam Tumpang Sari Tanaman Tomat Dan Cabai Dengan Tomat Monokultur Dan Cabai Monokultur
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adawiyah, R. (2022). Analisis Efisiensi Usahatani Padi Sawah di Kabupaten X. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 45-53.
Ambarwati, S., Susanti, R., & Wijayanti, A. (2012). Pengaruh Pola Tanam Tumpangsari terhadap Produktivitas Lahan. Agritropica, 7(2), 123-130.
Audizawati, L., Rahmawati, D., & Setiawan, B. (2022). Dampak Diversifikasi Tanaman terhadap Pendapatan Petani di Kabupaten Y. Jurnal Ekonomi Pertanian, 15(3), 210-218.
Baharuddin, M. (2016). Analisis Kelayakan Usahatani Jagung di Kabupaten Z. Jurnal Agronomi, 14(2), 98-105.
Cahyono, B. (1998). Teknik Budidaya Tanaman Pangan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Desmarina, D. (2009). Pengaruh Pola Tanam terhadap Hasil dan Pendapatan Petani. Jurnal Agribisnis, 11(1), 67-74.
Dewi, R., & Jumini, S. (2012). Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Agrisep, 13(1), 55-63.
Erwandri, E., Susanto, H., & Lestari, D. (2021). Efektivitas Pola Tanam Tumpangsari dalam Meningkatkan Produktivitas Lahan. Jurnal Ilmu Pertanian, 19(2), 145-152.
Fitriani, L. (2012). Pengaruh Teknologi Pertanian terhadap Produktivitas dan Pendapatan Petani. Jurnal Teknologi Pertanian, 8(1), 34-41.
Hakim, R. (2018). Dampak sistem monokultur terhadap kesuburan tanah dan produktivitas pertanian. Jurnal Agroekologi Berkelanjutan, 11(2), 55-71.
Handoko, H., Setiawan, B., & Wijaya, R. (2019). Analisis pola tanam tumpangsari dalam meningkatkan hasil pertanian. Jurnal Agribisnis Berkelanjutan, 7(2), 45-58.
Haryanto, A. (2017). Efektivitas pola tanam tumpangsari dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Jurnal Ilmu Tanaman, 12(1), 33-44.
Istiyastuti, T., & Yanuharso, W. (1996). Manajemen Usahatani dan Agribisnis. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kusumaningrum, I. (2019). Inovasi Teknologi Pertanian dalam Meningkatkan Produktivitas Tanaman Pangan. Jurnal Agritech, 39(4), 301-308.
Le Bagousse-Pinguet, Y., Gross, N., & Maestre, F.T. (2014). Improving Predictions of Plant Community Assembly with Functional Traits. Journal of Vegetation Science, 25(3), 346-358.
Mangoendidjojo, W. (1983). Dasar-dasar Ilmu Tanah.Bandung: Alumni.
Mappigau, P. (2023). Peran Penyuluhan Pertanian dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani. Jurnal Penyuluhan, 19(1), 12-20.
Nafisah, S., Hidayat, T., & Rahman, A. (2019). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani dalam Memilih Pola Tanam. Jurnal Agribisnis Terapan, 3(2), 89-97.
Pane, A., Siregar, H., & Nasution, M. (2018). Pengaruh Pola Tanam terhadap Pendapatan Petani di Kabupaten A. Jurnal Agrisains, 20(1), 15-22.
Permana, R. (2020). Analisis Efisiensi Usahatani Jagung pada Lahan Kering. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(2), 105-112.
Prabowo, H. (2011). Manajemen Risiko dalam Usahatani. Jakarta: Bumi Aksara.
Pramono, S., Wibowo, A., & Setiawan, D. (2010). Analisis Kelayakan Usahatani Padi Organik. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 2(1), 45-53.
Pratama, F., & Andri, D. (2017). Pengaruh Diversifikasi Usahatani terhadap Pendapatan Petani. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 1(3), 210-218.
Rahmawati, D., Setiawan, R., & Nugroho, T. (2018). Penerapan sistem tumpang sari pada pertanian hortikultura di Indonesia. Jurnal Hortikultura Indonesia, 9(3), 21-37.
Rismunandar, R. (1997). Pengelolaan Tanaman Terpadu. Bandung: Angkasa.
Saparso, D., & Haryanto, T. (2018). Pengaruh Pola Tanam terhadap Produktivitas dan Pendapatan Petani. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(2), 99-107.
Sari, M., & Prabowo, T. (2019). Pengaruh sistem monokultur terhadap serangan hama dan penyakit tanaman pangan. Jurnal Perlindungan Tanaman, 14(2), 89-102.
Setiawan, A., Nugroho, T., & Lestari, S. (2020). Efisiensi dan kendala dalam sistem pertanian monokultur di
Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 15(3), 39-54.
Sesanti, V., & Sri, W. (2018). Dampak Pola Tanam Tumpangsari terhadap Pendapatan Petani Sayuran.
Jurnal Hortikultura, 28(3), 215-223.
Siagin, M. (2005). Pengaruh Teknologi Pertanian terhadap Produktivitas Tanaman Pangan.
Jurnal Teknologi Pertanian, 6(2), 89-96.
Simanjuntak, A., & Ginting, R. (2022). Studi pola tanam petani hortikultura di Kabupaten Karo: Studi kasus Desa Gong Pinto. Jurnal Agribisnis Sumatera Utara, 10(1), 88-102.
Soekartawi. (1995). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sudiono, S. (2006). Statistika untuk Ekonomi dan Bisnis. Jakarta: Erlangga.
Syahputra, R., Nugroho, D., & Rahmawati, L. (2017). Analisis Pendapatan Usahatani Jagung pada Lahan Kering. Jurnal Ekonomi Pertanian, 5(1), 88-97.
Suryani, L., & Hidayat, R. (2021). Manfaat pola tanam tumpang sari terhadap efisiensi lahan dan keberlanjutan pertanian. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 15(2), 14-29.
Tiandora, M., Lestari, H., & Susanto, W. (2019). Efisiensi Produksi Usahatani Padi dengan Sistem Organik
dan Konvensional. Jurnal Agroekoteknologi, 7(2), 120-130.
Tindall, H.D. (1983). Vegetables in the Tropics. London: Macmillan Press.
Utami, R., & Wibowo, S. (2020). Pengaruh sistem tanam terhadap efisiensi lahan dan pendapatan petani .
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(3), 67-80.
Wijayani, P., & Widodo, A. (2005). Analisis Produktivitas Lahan dan Pendapatan Petani dengan Pola Tanam Tumpangsari. Jurnal Agronomi, 11(3), 78-85.
Yacob, I. (2009). Peningkatan Produktivitas Lahan melalui Pola Tanam Tumpangsari.
Jurnal Agroteknologi, 3(2), 112-118.
Zulfahmi, F. (2016). Dampak Diversifikasi Tanaman terhadap Pendapatan Petani Kecil di Indonesia. Jurnal Pembangunan Pertanian, 10(4), 222-230.
DOI: https://doi.org/10.31289/agrisains.v7i1.6022
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
