Hubungan Coping Stres dan Dukungan Sosial Dengan Subjective Well Being Siswa Kelas XI Di Sekolah SMA Singosari Deli Tua
Abstract
The purpose of the research is to determine the relationship of coping stress and social support with subjective well being on the student’ 11 class of Singosari high school Delitua. The sample in this research were taken 100 students. The sampling technique used is Total Sampling Technique. Collected data used is scale, scale of coping stress, scale of social support and scale of subjective well being. Data analysis method used is Multiple regression analysis. The results show that 1). There is a significant positive relationship between coping stress with subjective well being which seen from coeeficient value (Rx1.y) = 0.666 with p = 0.006 < 0.050, It means there is a positive relationship of coping stress to subjective well being. Subsequently 2). There is a significant positive relationship of social support to subjective well being which seen from the coefficient value (Rx2.y) = 0.374 with p = 0.002 < 0.050, It means there is positive relationship of social support with subjective well being. 3). There is a significant positive relationship of coping stress and social support with subjective well being seen from linear coefficient value (Rx1.x2.y) = 0.716 with p = 0.002 < 0.050, It means there is a positive relationship of coping stress and social support with subjective well being.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alwisol, (2015). Piskologi kepribadian, UMM Press. Malang
Amiruddin J.H. & Ambarini T.K. (2014). Pengaruh hardiness dan coping stress terhadap tingkat stres pada kadet akademi TNI-AL. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi. 03(2). Hal 75-76.
Andriyani J, (2014). Coping Stress Pada Wanita Karier Yang Berkeluarga. Jurnal Al-Bayan. 21(30). Hal 4-5.
Ariati J. (2010). Subjective well-being (kesejahteraan subjektif) dan kepuasan kerja pada staf pengajar (dosen) di lingkungan fakultas psikologi universitas diponegoro. Jurnal Psikologi Undip. 8(2). Hal 120-121.
Arif, I.S, (2016). Psikologi positif; pendekatan saintifik menuju kebahagiaan, Gramedia; Jakarta.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:Rineka Cipta.
Armajayanthi E, Victoriana E, Ayu K.L. (2017). Studi deskriptif mengenai coping stress pada ibu yang memiliki anak dengan autism sebuah penelitian di sekolah “X” Bandung. Humanitas, 1(1). Hal 40-41
As`ad M. (2003). Psikologi Industri. Yogyakarta: Galia Indonesia.
Atkinson, R.C. (2005). Pengantar Psikologi (terjemahan Taufiq dan Barhana). Jakarta : Erlangga.
Azwar, S. (2015). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Bart S. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta. Gramedia.
Bungin B. (2005). Metodologi penelitian kuantitatif. Jakarta. Kencana.
Chaplin, J P., (2005). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : Rajawali Pres.
Christina D & Matulessy A. (2016). Penyesuaian perkawinan, subjective well being dan konflik perkawinan. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia, 5(1). Hal 1 – 14.
Darusmin D.F. (2015). Subjective well being pada hakim yang bertugas di daerah terpencil. Gadjah Mada Journal Of Psychology. 1(3). Hal 192 – 203. 2407-7798.
Folkman, S & Lazarus, R., (1984). Analysis of coping in middle age community sample. Journal of Health and Social Behavior. Vol 19. Hal 219-239.
Hafid, A. (2014). Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dan Religiusitas Dengan Agresivitas Remaja Anggota Perguruan Pencak Silat Di Bojonegoro .Persona, Jurnal Psikologi Indonesia September 2014, Vol. 3, No. 03, hal 205 – 212.
Hamdani, R., Lahmuddin L., Aziz, A., (2015), Hubungan antara Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional dengan Self-Regulated Learning Siswa. Analitika: 7 (2): 105-117
Handono O.T. (2013). Hubungan antara penyesuaian diri dan dukungan sosial terhadap stres lingkungan pada santri baru. Empathy. 1(2). 2303-114. Hal 79-80.
Hardjo, S., Eryanti N., (2015), Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well-Being pada Remaja Korban Sexual Abuse, Analitika: 7 (1): 12-19
Hawari, D. (2017), Manajemen stres cemas dan depresi, Jakarta; FKUI.
Here S.V., (2014). Subjective Well-Being Pada Remaja Ditinjau Dari Kesadaran Lingkungan. Psikodimensia. 13(1). Hal 10 – 21.
Hidayanti, E. (2013). Strategi coping stress perempuan dengan HIV/AIDS. SAWWA – 9(1). Hal 90-91.
Hurlock, E.B, (2011), Psikologi perkembangan. Jakarta. Erlangga.
Isnainy, A.A. & Alfita, L. (2017). Perbedaan Coping Stress Penderita Kanker Ditinjau dari Jenis Kelamin di RSUP H. Adam Malik Medan, Jurnal Diversita, 3 (1): 1-9.
King, L.A. (2010). Psikologi umum; sebuah pandangan apresiatif, Jakarta; Salemba humanika.
Kumalasari, F. (2012). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri remaja di panti asuhan. 1(1). 24-23.
Kusrini, W. (2014). Hubungan dukungan sosial dan kepercayaan diri dengan prestasi bahasa inggris siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Boyolali. Jurnal Penelitian Humaniora, 15(2). 133- 134.
Lahey, B. B. (2007). Psychology: An Introduction, Ninth Edition. New York: The
Lestari A & Hartati N. (2016). Hubungan self efficacy dengan subjective well being pada lansia yang tinggal di rumahnya sendiri. Jurnal RAP UNP, 7(1). 12-23.
Listian S.P. & Alhamdu. (2016). Subjective well- being pada pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf. Jurnal RAP UNP. 7(1). 78-89.
Marni A. (2015). Hubungan antara dukungan sosial dengan penerimaan diri pada lansia di panti wredha budhi dharma yogyakarta. Empathy, 3(1). 2303-114X. Hal 1-2.
Masde, A.D. (2009). Bebas Stress Risiko Psikologis Praksis Politik Hingga SBS (Sick Building Syndrome). Yogyakarta PAGTA (Pari Gusni Amrita).
McGraw-Hill Companies
Nainggolan, W.S.. Chandra, A., & Sembiring, S.A. (2017). Hubungan Dukungan Sosial dengan Harga Diri pada Mantan Pengguna Narkoba, Jurnal Diversita, 3 (2): 94-100
Neuman, W.L. (2013). Metodologi Penelitian Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Edisi 7. Jakarta: Indeks
Nevid, J.S. (2017). Psikologi konsepsi dan aplikasi. Nusa media. Bandung
Pramudita R. & Pratisti W.D. (2015). Hubungan antara self-efficacy dengan subjective well-being pada siswa SMA negeri 1 belitang. Seminar Psikologi & Kemanusiaan, Psychology Forum UMM. 978-979-796-324-8.
Rahmatika R. (2014). Hubungan antara emotion-focused coping dan stres kehamilan. Jurnal Psikogenesis. 3(1). 93-94.
Rasmun. (2009). Stres, Koping dan Adaptasi: Teori dan Pohon Masalah Keperawatan. Jakarta. Sagung Seto.
Riadi, E. (2016). Statistika penelitian, Analisis manual dan IBM SPSS. Andi Offset.
Santoso, S. (2002). Mengolah Data Statistik Secara Professional. Jakarta. Elex Media Komputindo.
Santrock, J.W. (2003). Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga
Saputri, M.A.W. (2011). Hubungan antara dukungan sosial dengan depresi pada lanjut usia yang tinggal di panti wreda wening wardoyo jawa tengah. Jurnal Psikologi Undip 9(1). 67-68.
Saputri S.K & Sakti H. (2015). Dukungan sosial dan subjective well being pada tenaga kerja wanita PT. Arni family ungaran. Jurnal Empati, 4(4), 208-216.
Sarafino, E. P. (1997). Health Psychology: Biosychosocial Interactions. New York: John Wiley & Sons.
Siregar, N. (2018). Kualitas Hidup Wanita Menopause Ditinjau dari Dukungan Sosial di Kelurahan Sempakata Padang Bulan Medan. JURNAL DIVERSITA, 4(1), 9-15. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1566
Sugiyono, (2017). Metode penelitian pendidikan, pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D, Bandung, Alfabeta.
Suryabrata, S., (2000). Metodologi Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tarigan, M. (2018). Hubungan Dukungan Sosial dengan Subjective Well-Being pada Remaja yang Memiliki Orangtua Tunggal. JURNAL DIVERSITA, 4(1), 1-8. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1565
Tricahyani, I.A.R, (2016). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada remaja awal di panti asuhan kota denpasar. Jurnal Psikologi Udayana. 3(3), 542-550. 545-555.
Tulus W. (2010). Statistik dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan. Malang: UMM Press
Tyas W.C. & Savira S.I. (2017). Hubungan antara coping stress dengan subjective well-being pada mahasiswa luar jawa. Character: Jurnal Psikologi Pendidikan. 4(2). Hal 2-3.
Ulfah S.M. & Mulyana O.P. (2014). Gambaran subjective well being pada wanita involuntary childless. character. 2(3). 3-4.
Zuraida, Kaiman T, Sri S, (2015), Hubungan Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Burnout, Analitika: 7 (2): 141-149.
DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v2i2.305
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
