Hubungan Antara Kontrol Diri dan Motivasi Belajar dengan Kedisiplinan Siswa SMA As-syafi’iyah Medan
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ali, M. dan Asrori. (2008). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Asmiarsih T. (2006). Pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai BKD. Kab.Brebes, Semarang: Fak.Ilmu Sosial, UNS.
Averill. (1973). Personal Control Over Aversive Stimuli and It’s Ralation ship to stress. Psychological Bulletin.
Batubara, A., (2011), Hubungan Antara Kebiasaan Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Aktivitas Belajar, Analitika: 3 (2): 99-114
Berk, L. E. (1993). Infants, Children, and Adolescents. Massachu setts Allyn and Bacan.
Brophy, J. (2004), Motivating Student to learning, New Jersey: Law Renee Erlboun Associates.
Bukhari. (2008). Dzikir Al Asma, Al Husna, Semarang: Syiar Media Publising.
Calhoun dan Acocella. (1990). Phsycology of Adjusment and Human Relation ship. New York: Mcgow Hill Inc.
Chaplin. (2011). Kamus Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Colvin, G. (2008). Tujuh Langkah Untuk Menyusun Rencana Disiplin Kelas Proaktif. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.
Damanik, S., & Anggaraeni, F. (2018). Hubungan Persepsi Keterampilan Mengajar Guru dengan Motivasi Belajar Siswa Akselerasi di Sekolah Menengah Atas Al-Azhar Medan. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 10(2), 60 - 68. doi:https://doi.org/10.31289/analitika.v10i2.1788
Darmodiharjo, D. (1982). Peranan Guru Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Analisis Pendidikan. Depdikbud, Jakarta.
Dimyati dan Mudjiono, (2002). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta dan Depdikbud.
Djamarah, S.B. (2002), Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Erlangga.
Dreikurs dan Cassel. (1990). Discipline Without tears. USA Penguin Books Ltd.
Elliot, et.al, (2000). Educational Psycchologi: Effective Teaching, Effective Learning, The Mc. Gnaw Hill. Companies. Amerika.
Elpida, D. (1995). Hubungan Kemampuan Mengontrol Diri dan Kecendrungan Berprilaku Delin kuen Pada Remaja. Falkutas Psikologi UGM Yogyakarta
Englander, M.E. (1986). Strategies for Classroom Discipline. New York: Praeger Publisher.
Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang; Penerbit Universitas Diponegoro
Gunarsa. (1995). Psikologi Praktis: anak, remaja, dan keluarga. Jakarta: Gunung Mulia.
Hadi, S. (2000). Metodelogi Research, Jakarta: Penerbit Andi.
Hadi, S. dan Pamardiningsih. (2001). Manual SPS Seri Program Statistik. Yogya: Fakultas Psikologi UGM.
Hasibuan. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hasmayani, B., Hotman S., (2012), Perbedaan Minat Sekolah dan Motivasi belajar Ditinjau dari Pola Asuh Orangtua, Analitika: 4 (1): 24-30
Hasmayani, B., Hotman S., (2012), Perbedaan Minat Sekolah dan Motivasi belajar Ditinjau dari Pola Asuh Orangtua, Analitika: 4 (1): 24-30
Hurlock. (1999). Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Manurung, S.A.K., Lahmuddin L., (2010), Hubungan Self Regulated Learning dan Disiplin Terhadap Prestasi Belajar, Analitika: 2 (2): 76-87
Masitah, Irna M., (2012) Hubungan Kontrol Diri dan Iklim Sekolah dengan Perilaku Bullying, Analitika: 4 (2): 65-73
MC. Donal dan Friedrich J. (1979). Educational Psychology. San Fransisco: Wodsworth Publishing Company Inc.
Metia, C., Fenty Z., (2012), Hubungan Dukungan Sosial Orangtua dan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar, Analitika: 4 (1): 16-23
Milfayetty, S., (2009), Hubungan Kompetensi Kepribadian Guru Dan Reinforcement dengan Motivasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 11 Medan, Analitika: 1 (1): 1-11
Moh, K. (2008). Metodologi Penelitian Kualitattif –Kuantitatif. Malang: UIN Malang press. (Hubungan Kontrol Diri Komunikasi Orang Tua Dan Anak).
Monks dkk. (2001). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Mudjiman, H. (2008). Belajar Mandiri. Surakarta: LPP-UNS dan UPT
Mudjiman, H. (2008). Belajar Mandiri. Surakarta: UNS Press
Mufidah, L. (2008). Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Prilaku.
Nafessa . (2017). Hubungan kontrol diri dengan perilaku menyontek pada siswa YP Mts Al-Azhar Medan, Jurnal Diversitas UMA, 3(1): 65-73.
Nazir, M., (2003). Metode Penelitian, Salemba Empat, Jakarta, 63.
Nur, G.M., (2010). Teori – teori Psikologi. Yogyakarta: Ar – Ruzz Media.
Pandia, W.H, Abdul M., Azhar A., (2015) Hubungan Harga Diri Siswa dan Pola Asuh Demokratis Orangtua dengan Motivasi Belajar Siswa, Analitika: 7 (2): 80-87
Papalia D.E.Sally w. (2004). Human Developme (Psikologi Perkembangan) Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Pirdata, M. (1995). Peranan Kepala Sekolah Pada Pendidikan Dasar, Jakarta: Grasindo.
Prayitno. H. (2004). Dasar – dasar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: PT. Rineka cipta. Cetakan ke -2
Prijodarminto, S., (1994). Disiplin Kiat Menuju Sukses. Jakarta: PT. Abadi.
Purwanto, N. (2000). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Purwanto. N. (2007), Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Saefuddin Azwar. (1992). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Santrock. J.W. (2009), Psikologi Pendidikan. Jakarta.
Sardiman, A.M. (2005). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.
Sardiman, A.M. (2011), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, PT. Raja Grafindo: Jakarta
Serpianing, A.I., (2012). Hubungan Kontrol Diri Dengan Kecendrungan Perilaku Kenakalan Remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan. 1.02.1-6
Simorangkir, N.R., Asih M., Azhar A., (2014) Kontribusi Komunikasi Persuasif Guru Terhadap Kepercayaan Diri Dan Motivasi Belajar, Analitika: 6 (2): 60
Simorangkir, N.R., Asih M., Azhar A., (2014) Kontribusi Komunikasi Persuasif Guru Terhadap Kepercayaan Diri Dan Motivasi Belajar, Analitika: 6 (2): 60
Siregar, N.I., Sri E., (2012) Hubungan Konsep Diri dan Kecerdasan Emosi dengan Motivasi Belajar, Analitika: 4 (1): 38-42
Sri Wahyuni, N. (2018). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua Tunggal (Ibu) Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa di Pondok - Pesantren Mawaridussalam. JURNAL DIVERSITA, 4(1), 68-74. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1604
Sugiyono. (2002). Statistika. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.
Sugiyono. (2005). Statistika Untuk Penelitian Bandung: CV. Alfabeta.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta
Sukadji. (2002). Keefektifkan Belajar Siswa. Bandung: Remaja Rosyda Karya.
Sukmadinata, N.S., (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Surya brata, S. (2006). Pengembangan Alat Ukur Psikologi. Yogyakarta: Andi.
Sutrisno Hadi. (2000). Analisis Regresi. Yogyakarta; Andi.
Tu’u, T. (2004). Peran Disiplin Pada Perilaku Dan Prestasi Siswa. Jakarta: Grasindo.
Tulus, W, (2004). Statistik Dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan, UMM. Press. Malang.
Uno, H.B., (2012). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara
Utami, F. A., dan Sumaryono. (2008). Pembelian Impulsif Di Tinjau Dari Kontrol Diri Dan Jenis Kelamin Pada Remaja. Jurnal Psikologi Proyeksi, 3.1. Fakultas Psikologi UGM Yogyakarta.
Widodo, B. (2013). Perilaku Disiplin Siswa Ditinjau dari Aspek Pengendalian Diri ( Self Control) dan Keterbukaan Diri ( Self Disclosure ) Pada Siswa SMK Wonosari Caruban Kab. Mediun. Jurnal Widya Warta. Vol. 1(37) : 140-151.
Zulkarnaen dan Suhada. (2008). Transformasi Nilai – Nilai Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v2i1.290
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
