Hubungan antara Self-Efficacy dan Dukungan Sosial dengan Coping Stress pada Petani Hortikultura dalam Mengelola Usaha Tani di Saribudolok

Sabrina Agrivita Saragih, Asih Menanti, Zuhdi Budiman

Abstract


The purpose of this study is to see the relationship between self-efficacy and social support with coping stress on horticulture farmers. The study was conducted in Saribudolok sample random sampling with 160 horticultural farmers for vegetable farmers as sample. The methods of data collections is through coping stress scale (focused coping stress), self-efficacy scale, and social support scale (sosial support). The data analysis technique used multiple regression with the following results: 1) There is a positive relationship between self-efficacy with coping stress with Rxy = 0,464 with p < 0,05; with 21.6% contribution 2) There is a positive relationship between social support relationship with coping stress with Rxy = 0,180 with p < 0,05; with 3.2% contribution 3) There is a positive relationship between self-efficacy and social support with coping stress with F 23,072 and Rxy = 0,477 while R2 = 0,227 with p < 0,05. The total effective contribution of self-efficacy variables and social support with stress coping is 22.7%. This means that there is still 77.3% influence from other factors to coping stress

Keywords


coping stress, self-efficacy, social Support

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta

Arisman, (1982). Pertanian “Pendidikan Ketrampilan SMTA”.Bandung

Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). (2013). Programa Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan Dan Ketahanan Pangan. Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun. (Data jumlah Petani).

Bandura, A. (1997). Self-efficacy “The exercise of control”. Stanford University.

Dasuha dan Sinaga, M.L. (2003). Sejarah Seratus Tahun Injil di Simalungun 2 September 1903 – 2003. Pematang Siantar.

Dewandini, S. K. R. (2010). Motivasi Petani Dalam Budidaya Tanaman Mendong (fimbristylis globulosa) Di Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman. Fakultas Pertanian. Universitas 11 Maret Surakarta. https://digilib.uns.ac.id (di akses tanggal 25 Oktober 2016).

Dumasari dan Hajoeningtijas, O.D. (2012). Coping Strategies Petani Miskin Dalam Penyelesaian Permasalahan Diversifikasi Konsumsi Pangan Lokal. Universitas Muhammadiyah Purwokerto http://jurnal.fp.uns.ac.id (di akses tanggal 25 Oktober 2016)

Feist, J., dan Feist, G.J. (2008). Theories Of Personality (Penerjemah Yudi Santoso). Edisi 6. Yogyakarta

Hulu, T., Irna M., (2013), Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Efikasi Diri dengan Prestasi Belajar, Analitika: 5 (2): 50-56

Isnainy, A.A. & Alfita, L. (2017). Perbedaan Coping Stress Penderita Kanker Ditinjau dari Jenis Kelamin di RSUP H. Adam Malik Medan, Jurnal Diversita, 3 (1): 1-9.

Lazarus, RS. dan Flokman, S. (1985). If IT Changes it Must be a process: A Study Of Emotion And Coping During Three Stages Of a College Examination. Journal Of Personlity And Social Psychology.

Lubis, N. L. (2009). Dukungan Sosial Pada Penyakit Kanker, Perlukah?. USU Press. Medan.

Rahmayati, T.E., Zulkarnain L., (2013), Hubungan Efikasi Diri Akademik dan Dukungan Sosial dengan Penyesuaian Diri, Analitika: 5 (2): 43-49

Reijntjes Coen, Haverkort Bertus, dan Bayer- Waters. (1992). Pertanian Masa Depan. Yogyakarta.

Safaria, T., dan Saputra, N.E. (2009). Manajemen Emosi. Bumi Aksara. Jakarta.

Saragih, S. E. (2008). Pertanian Organik (Solusi Hidup Harmoni Dan Berkelanjutan). Jakarta.

Setiyobudi, I. (2001). Menari Di Atas Sawah Dan Kota (Ambiguitas Diri, Petani-Petani Terakhir Di Yogyakarta). Yayasan Indonesia anggota IKAPI. Magelang. (www.geoglebook.com, diakses tgl 01 Desember 2016)

Sinaga, B. D. P. (2010). Hanami Lang Halak Jahudi. Tapi Simalungun. Pematang Siantar.

Sitanggang, O.E.Y., Nini S.W., (2014), Hubungan antara Efikasi Diri dengan Kecemasan pada Calon TKI, Analitika: 6 (1): 37-43

Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta.

Tarigan, R.br., Sri M., Nurmaida I., (2015), Pengaruh Bimbingan Kelompok Peer Group terhadap Efikasi Diri dan Self-Regulated Learning, Analitika: 7 (2): 67-79

Wati S, P., Cut M., (2010), Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dan Self Efficacy dengan Kemandirian Belajar pada Siswa SMKN 2 Medan, Analitika: 2 (2): 45-54

Wijaya, C., Siregar, N., & Hidayat, H. (2020). Hubungan antara Self Efficacy dengan Self Regulated Learning pada Mahasiswa yang Bekerja di Universitas Medan Area. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 12(1), 83 - 91. doi:https://doi.org/10.31289/analitika.v12i1.3498

www.bps.go.id (data statistika diakses November 2016)

www.wikipedia.com (pengertian petani diakses November 2016)




DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v2i1.288

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Program Pascasarjana Magister Psikologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License