Hubungan Lokus Kendali Internal dan Dukungan Sosial Dengan Kesejahteraan Psikologis pada Penyandang Disabilitas di Aceh Tengah

Rahmania Rahmania, Abdul Munir, Zuhdi Budiman

Abstract


This study aims to determine the relationship of internal locus of control and social support with psychological wellbeing Disability in Aceh Tengah.The research using correlational quantitative methods. The sample of this study amounted to 93 students with disability by using simple random sampling technique. Data collection methods in this study using three scales, namely the scale of Psychological Wellbeing, Scale Locus Of Internal Control and Social Support Scale. Data analysis is Multiple Regression. The results of this study show (1) There is a significant positive relationship between internal locus of control and social support with psychological well-being, with coefficient rx12y = 0,592 with p = 0,000 with contribution of 35%. (2) there is a significant positive relation between locus of control Internal with psychological well-being, with coefficient rx1y = 0.337 with p = 0,000 with contribution of 11.3%. (3) there is a significant positive correlation between social support and psychological well-being, with coefficient rx2y = 0,554 with p = 0,000 with contribution of 30,7%, hence can be concluded that hypothesis accepted.

Keywords


Psychological Wellbeing, Internal Locus Of Control, and Social Support.

Full Text:

PDF

References


Adinda, T. (2006, 12 Desember). Kabar Indonesia Online. 3 Desember: Peringatan Hari Penyandang Cacat Internasional; Menggugat Pelaksanaan Kebijakan untuk “Diffabel”. Diakses pada tanggal 10 Januari 2017 melalui:

Arifin, Z., & Rahayu. T. I. (2012). Hubungan antara Orientasi Religius, Locus Of Control dan Psychological Well-being Mahasiswa Fakultas psikologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. The Journal Psycology.

Darmayanti, N., (2012). Model Kesejahteraan Subjektif Remaja Penyintas Bencana Tsunami Aceh 2004. Disertasi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada (Tidak Diterbitkan).

Dayakisni, T.S., (2012). Psikologi Lintas Budaya, Malang: UMM Press. E-newsletter Transparency International Indonesia. (2014), Februari, Transparansi, hal 5. Feist, J & Gregory J. Feist (2009). Teori kepribadian theories of personality. Jakarta: Salemba Humanika. (1 januari 2017).

Delphie, B. (2007) pembelajaran Anak Tuna grahita: Suatu Pengantar dalam Pendidikan Inklusi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Delvonia, W & Zulkarnain (2013). The Relationship between Psychological Capital and Psychological Well-Being among Salesperson. Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Feist & Feist, (2006). Teori Kepribadian Jilid 1. Jakarta: salemba Humanika.

Ginatri, M., (2013). Hubungan Locus Of Control Internal dengan Kematangan Karir pada Siswa SMKN 1 Percut Sei Tuan, Medan: Universitas Medan Area.

Hadi, S. (2000). Metodelogi Research. Yogyakarta: Andi

Hamdani, R., Lahmuddin L., Aziz, A., (2015), Hubungan antara Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional dengan Self-Regulated Learning Siswa. Analitika: 7 (2): 105-117

Hardjo, S., Eryanti N., (2015), Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well-Being pada Remaja Korban Sexual Abuse, Analitika: 7 (1): 12-19

Hawari, D. (2004). Al-Quran : Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Yogyakarta : Dana Bhakti Prima Yasa.

Jhoson, D.W., and Jhonson, F.P. (1991). Joining Together Group Theory and Group Skills 4th edition. New York: Prentice Hall International Editions.

Kutanis, O., Mesci, M., & Ovdur, Z. (2011). The effects of locus of control on learning performance: A case of academic organization. Journal of Economic and Social Studies , 1 (2), 11-36.

Lau, R., (1988). Belief About Control and Healt Behavior. New York: Plenum Press

Metia, C., Fenty Z., (2012), Hubungan Dukungan Sosial Orangtua dan Motivasi Belajar dengan Kemandirian Belajar, Analitika: 4 (1): 16-23

Misnita, H., Lahmuddin L., Azhar A., (2015), Hubungan Keyakinan Diri dan Dukungan Sosial dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa, Analitika: 7 (1): 31-38

Munir, S., & Sajid, M. (2010). Examining locus of control as a determinant of organizational commitment among university professors in Pakistan. Journal of Business Studies Quarterly , 1 (3), 78-93.

Nainggolan, W.S.. Chandra, A., & Sembiring, S.A. (2017). Hubungan Dukungan Sosial dengan Harga Diri pada Mantan Pengguna Narkoba, Jurnal Diversita, 3 (2): 94-100

Ningsih, D.A. (2013). Subjective Well-Being Ditinjau Dari Faktor Demografi (Status Pernikahan, Jenis Kelamin, Pendapatan). Jurnal Online Psikologi Vol. 01 No. 02, Thn. 2013. Diakses dari http://ejournal.umm.ac.id. Pada tanggal 10 Januari 2017.

Putri, R. P. (2010). Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pada Penyandang Tuna Daksa. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses 21 Oktober 2011 melalui:

Rotter J.B., (1966). Genaralized Expectancies for Internal Versus External Control of Reinforcement. Phycologycal Monographs,80 Whole No. 69. (18 januari 2017)

Ryff, C. D., & Keyes, C. (1995). The struktur of well-being recived. Journal Of Personality and Social Pshycology, 69, 719-727.

Sarafino 1994. Health Pshycology (2.Ed). New York; willey

Semiawan, C. R., & Mangunsong, F. (2010). Twice Exceptionality: Keluarbiasaan Ganda. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Siregar, I.M., Suryani H., (2013), Hubungan Kecemasan Kematian dan Dukungan Sosial Terhadap Motivasi Kerja Karyawan ODHA (Orang Dengan Hiv-Aids), Analitika: 5 (2): 26-32

Siregar, N. (2018). Kualitas Hidup Wanita Menopause Ditinjau dari Dukungan Sosial di Kelurahan Sempakata Padang Bulan Medan. JURNAL DIVERSITA, 4(1), 9-15. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1566

Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: PT Grasindo.

Snyder, C. R., & Shane, J. L. (2005). Handbook of Positive Psychology. New York: Oxford University Press.

Sutatminingsih, R. (2002). Pengaruh Terapi Realitas secara Kelompok terhadap Peningkatan Konsep Diri Pada Penyandang disabilitas Fisik Usia Dewasa awal. Tesis S2. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Diakses pada tanggal 22 Oktober 2011 melalui:

Tarigan, M. (2018). Hubungan Dukungan Sosial dengan Subjective Well-Being pada Remaja yang Memiliki Orangtua Tunggal. JURNAL DIVERSITA, 4(1), 1-8. doi:https://doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1565

Wall, W. D. (1993). Anak-Anak Cacat Yang Menyimpang. Jakarta: Balai Pustaka.

Wati S, P., Cut M., (2010), Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dan Self Efficacy dengan Kemandirian Belajar pada Siswa SMKN 2 Medan, Analitika: 2 (2): 45-54

Zuraida, Kaiman T, Sri S, (2015), Hubungan Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial Keluarga dengan Burnout, Analitika: 7 (2): 141-149




DOI: https://doi.org/10.31289/tabularasa.v1i1.275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Program Pascasarjana Magister Psikologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License