Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Menghadapi Pertandiangan pada Atlet Bulu Tangkis PB Indocafe di Medan
Abstract
This study aims to determine the relationship between self-confidence and anxiety in facing a match. The scale used in this study is the self-confidence scale and the anxiety scale where the subjects in this study are PB Indocafe badminton athletes in Medan, totaling 30 athletes. The data analysis method used in this study is a purposive sampling technique, so the following results can be obtained: the hypothesis proposed in this study reads "There is a negative correlation between self-confidence and anxiety about facing matches in PB Indocafe Medan athletes". This result is evidenced by the following results: 1. The proposed hypothesis is accepted, meaning that there is a negative relationship between self-confidence and anxiety, where rxy = -0.861 with a significant p = 0.000 <0.050. 2. The determinant coefficient (r2) of the relationship between the independent variable X and the dependent variable Y is r2 = 0.742. This shows that self-confidence contributes to anxiety by 74.2%. 3. 3. Based on the comparison of the two values (hypothetical and empirical), it can be stated that self-confidence is high because the hypothetical average value of 87.5 is greater than the empirical average value of 81.00, and anxiety is classified as high because the average value the hypothetical 67.5 is smaller than the empirical mean value of 75.54. 3. Based on the comparison of the two values (hypothetical and empirical), it can be stated that self-confidence is high because the hypothetical average value of 87.5 is greater than the empirical average value of 81.00, and anxiety is high because the hypothetical average value is 67 .5 is smaller than the empirical mean value of 75.54. From the results of this study, the proposed hypothesis is accepted.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adisasmito, L. (Ed.). (2007). Mental Juara: Modal atlet Berprestasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Amir, N. (2012). Pengembangan Alat Ukur Kecemasan Olahraga. Jurnal Penelitian Evaluasi Pendidikan Vol. 16, No. 1, 117-137.
Angelis, B. (2002). Percaya Diri Sumber Sukses dan Kemandirian. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Atkinson, R. L. (1983). Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.
Azwar, S. (2005). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Chaplin, J. (2006). Kamus Lengkap Psikologi. Terjemahan Oleh Kartini Kartono. Jakarta: PT. Raja Grafindo Jaya.
Cox, R. (2002). Sport Psychology: Concepts and Applications. New York: MC Graw-Hill Companies.
Davison, G. N. (2006). Psikologi Abnormal. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
dkk, S. G. (1989). Psikologi Olahraga. Jakarta: Gunung Mulia.
Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta Didik). Bandung: CV. Pustaka Setia.
Fatimah, E. M. (2012). Psikologi perkembangan : Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Cv Pustaka Setia.
Ghufron, M. N. (2010.). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-ruzz Mewdia.
Goleman, D. (2000). Kecerdasan Emosional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Gunarsah, S. (2008). Psikologi Perawatan. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
H.Barlow, D. (2002). Anxiety And Its Disorders (2nd ed). New York: The Guilford Press.
Hadi, S. (2000). Methodologi Research. Yogyakarta: ANDI.
Hakim, A. (2005). Kepercayaan Diri Pada Remaja. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Hakim, T. (2005). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.
Harsono. (1998). Coaching dan Aspek-apek Psikologis dalam Coaching Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan dan Kebudayaan.
Hartanti, Y. L. (2004). Aspek psikologis dan pencapaian prestasi atlet nasional indonesia.
Hastuti, S. &. (2016). Blue Print Of My Life: Bahagia Dengan Profesiku. Jakarta: Penebar Swadaya Grup.
Hawari, D. (2011). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: FKUI.
Husdarta. (2010). Psikologi Olahraga. Bandung: Alfabeta.
Irwanto. (2002). Psikologi Umum. Jakarta: PT Prenhalindo.
Kartono, K. &. (2003). Kamus Psikologi. Bandung: Pionir Jaya.
Komarudin. (2017). Psikologi Olahraga: Latihan Keterampilan Mental dalam Olahraga Kompetitif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Kusumajati, D. A. (2019). Hubungan Antara Kecemasan Menghadapi Pertandingan Dengan Motivasi Berprestasi Pada Atlet Anggar di DKI Jakarta. HUMANIORA Vol. 2 No. 1, 58-65.
Lauster, P. (1997). Tes Kepribadian. (Alih Bahasa: D.H. Gulo). Jakarta: Gaya Media Pratama.
Mylsidayu, A. (2018). Psikologi Olahraga. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Padesky & Greenberger. (2004). Manajemen Pikiran (Penerjemah: Margono, Y.B). Bandung: Kaifa
Perry, M. (2003). Confidence Booster Pendongkrak Kepercayaan Diri., Di terjemahkan oleh: Aditya Suharmoko. Jakarta: Erlangga.
Putri, Y. (2007). Hubungan antara intimasi pelatih - atlet dengan kecemasan bertanding pada atlet ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Semarang. Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.
Rakhmat, J. (1991). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ramaiah, S. (2003). Kecemasan Bagaimana Mengatasi Penyebabnya., Di terjemahkan oleh: Mien Joebha. Jakarta: Pustaka Populer Obor.
Santrock, J. (2002). Remaja. (Ed.2). Jakarta: Erlangga.
Satiadarma, M. (2000). Dasar-dasar Psikologi Olahraga. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Singarimbun, M. &. (1989). Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Walgito, B. (2004). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Yogyakarta: Andi.
Weinberg, R. &. (2015). Foundation of Sport and Exercise Psychology. America: Human Kinestics.
Saputra, Febriandy Tri. "Hubungan antara Kepercayaan diri dengan Kecemasan menghadapi Pertandingan pada Siswa SKOI di Samarinda." Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 2.4 (2014).
Rachmawati, Lina Putri, Suci Murti Karini, and Aditya Nanda Priyatama. "Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet karate unit kegiatan mahasiswa institut karate-do Indonesia Universitas Sebelas Maret (UKM INKAI UNS)." Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa 4.4 Mar (2016).
Wahyuni, Sri. "Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi." Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 1.4 (2013).
Triana, Jessi, Sapto Irawan, and Yustinus Windrawanto. "Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan bertanding atlet pencak silat dalam menghadapi Salatiga cup 2018." Psikologi Konseling 15.2 (2018).
Winarni, Reny. "Kepercayaan diri dengan kecemasan komunikasi di depan umum pada mahasiswa." Cognicia 1.2 (2013).
DOI: https://doi.org/10.31289/jsa.v2i1.1675
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

