Analisis Kinerja Jaringan Jalan Lingkar Kota Medan
Abstract
Fungsi Ring Road yaitu agar kendaraan dapat mencapai bagian kota tertentu tanpa harus melalui pusat kota untuk mempercepat perjalanan. Penelitian ini mengkaji kondisi lalu lintas secara keseluruhan untuk mengetahui kinerja ruas jalan dan tingkat pelayanan simpang bersinya disepanjang jalan lingkar Gagak Hitam Kota Medan. Penelitian ini menggunakan data sekunder hasil dari survey secara langsung dilokasi dan data primer. Jam puncak didapat pada weekday sore pukul 17.00-18.00 WIB. Berdasarkan hasil analisis nilai terbesar derajat kejenuhan (DS) pada ruas jalan lingkar Gagak Hitam Kota Medan yaitu 0,736 ini masih memenuhi syarat kelayakan sesuai standar yang ditetapkan dalam Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 yaitu dibawah 0,75 Klasifikasi tingkat pelayanan ruas jalan C dimana ruas jalan dalam zona arus stabil dan pemilihan kecepatan pengemudi dibatasi.Nilai tundaan rata-rata simpang bersinyal yaitu sebesar 51,32-59,76. Berdasarkan PM 96 tahun 2015 nilai tundaan yang didapat termasuk kedalam kategori tingkat pelayanan simpang E dengan kondisi nilai tundaan diantara 40,1 sampai 60 smp/det dan kinerja simpang tergolong buruk.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akbar, S. J. (2016). Analisis Transportasi Kota Lhokseumawe. Teras Jurnal-Jurnal Teknik Sipil, 1(1).
Alhadar, A. (2011). Analisis kinerja jalan dalam upaya mengatasi kemacetan lalu lintas pada ruas simpang bersinyal di kota palu. SMARTek, 9(4).
Aminah, S. (2018).Transportasi Publik dan Aksesbilitas Masyarakat Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 9(1), 1142-1155.
Arifandi, R. (2019). Pemetaan Lokasi Tambang Galian C Menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) Gerbasis Website di Kabupaten Pringsewu Tahun 2019.
Asariansyah, M. F. (2013). Partisipasi Masyarakat Dalam Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Jalan (Studi Kasus Di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik, 1(6), 1141-1150.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2014). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI). In departemen pekerjaan umum, “Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia” (pp. 1–573).
Menteri Perhubungan Indonesia. (2015). Peraturan Mentri Perhubungan Indonesia PM 96 2015. Indonesia
Nugroho, B. S. (2017). Implementasi permenhub nomor 32 tahun 2016 terhadap
pengaturan transportasi online di Kota Malang: Studi di Kantor Dinas Perhubungan Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Nugroho, U. (2009). Outer Ring Road sebagai Alternatif Solusi Permasalahan Transportasi Kota Semarang. Riptek, 3(1), 35-43.
Ritonga, T. P. A. (2016). Analisis Kualitas Jalan Lingkar Terhadap Pengembangan Wilayah Kota Medan.
Simbolon, A. T. (2020). Evaluasi Durasi Lampu Lalu Lintas Pada Persimpangan Jalan Ring Road-Jalan Gatot Subroto Kota Medan (Studi Kasus) (Doctoral dissertation).
Sudaryadi, S. (2007). Dampak Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan Terhadap Output Sektor Produksi Dan Pendapatan Rumah Tangga Jawa Tengah (Simulasi SNSE Jawa Tengah 2004) (Doctoral dissertation, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro).
DOI: https://doi.org/10.31289/jitas.v2i1.1948
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)

