Kolaborasi Pemerintah Kampung dengan Perusahaan Tapioka Dalam Mencegah Pencemaran Lingkungan Hasil Pengelolaan Singkong
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agranoff, R and Michael, M. G. (2003). Collaborative Public Management. Washington D.C : Goergetown University Press.
Ansel, C. & Gash, A. (2007). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal Of Public Administration Research And Theory, 18 (4): 543-571.
Batubara, B.M., (2013). Hubungan Komunikasi Badan Perwakilan Desa terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan, JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political UMA), 1 (1): 76-87.
Budiati, L. (2012), Good Governance Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Bogor : Ghalia Indonesia.
Dongoran, H.S. Harahap, R.H. & Tarigan, U. (2018). Implementasi Peraturan Walikota Medan tentang Unit Pelaksanaan Teknis Pelayanan Kebersihan dan Bank Sampah. Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal : Public Admnistration Journal. 8 (1): 47-64.
Hariyanto, B & Larasati, D. A. (2016). Dampak Pembuangan Limbah Tapioka Terhadap Kualitas Air Tambak Di Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS 2016.
Hidayat, S., & Nasution, I. (2013). Pelayanan Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Pemerintah bagi Masyarakat dalam Mengatasi Musibah Kebakaran, JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political UMA), 1 (2): 176-191.
Innes, J. & Booher, D. (2003). Collaborative policy making: Governance through dialogue, in: M. Hajer (Ed.) Deliberative Policy analysis: Understanding Governance in the Network Society. Cambridge University Press. New York.
Irawan, D. (2017). Collaborative Governance (Studi Deskriptif Proses Pemerintahan Kolaboratif Dalam Pengendalian Pencemaran Udara di Kota Surabaya). Perpustakaan Universitas Airlangga
Johansson, K.E.V, Ole Elgstro, Ngolia Kimanzu, Jan- Erik Nylund, Reidar Persson, (2010). Trends in Development Aid, Negotiation Processes and NGO Policy Change, Voluntas, 21, pp.371-92.
Kurniasih, D. Setyoko, P. I. & Imron, M. (2017). Collaborative Governance Dalam Penguatan Kelembagaan Program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM) Di Kabupaten Banyumas. Sosiohumaniora, 19 (1): 1-7
Mukhlis, M. (2021). Kepemerintahan Lingkungan Untuk Pembangunan Berkelanjutan. Yogyakarta: Idea Press.
Ngadimin. Kusmanto, H. & Isnaini. (2018). Peran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam Proses Penyelesaian Permasalahan Sengketa/Konflik Areal Lahan. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political UMA), 6 (1): 25-37.
Ngarsiningtyas, S.K., & Sembiring, W.M. (2016) Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyusunan dan Penetapan Peraturan Desa, JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political UMA), 4 (2): 159-172.
Peraturan Pemerintah No 41 Tahun 1999 Tentang Pencemaran Udara
Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air
Ramadhan, I, & Matondang. A. (2016). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Kota Medan dalam Penanggulangan Bencana Alam, JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political UMA), 4 (2): 173-181.
Santifa, M., Warjio, W., Harahap, D., & Isnaini, I. (2019). Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Mawar Sejadi di Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai. Strukturasi: Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik, 1(1), 89-98
Sari, D., & Ritonga. S. (2016). Peran Dinas Kebersihan Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di TPA Terjun Kecamatan Medan Marelan, Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 4 (1): 65-73
Sengkey, S. L., Freddy, J., dan Steenie, W. (2011). Tingkat Pencemaran Udara CO Akibat Lalu Lintas Dengan Model Prediksi Polusi Udara Skala Mikro. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 1 (2).
Sufianti, E. (2014). Kepemimpinan dan Perencanaan Kolaboratif pada Masyarakat Non- Kolaboratif. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 25 (1).
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Suharyanto, A. Harianja, R.S.H.K. Ndraha, P.W. Saragih, I.S.K. Sipayung, K.F. Harahap, N. & Nababan, R. D. (2019). Indigenous Knowledge Masyarakat Etnis Karo Terhadap Pengelolaan Tumbuhan Hutan Di Desa Lingga, Kabupaten Karo. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS). 1 (3): 162-169.
Tumengkol, A.R. (2015). Kebijakan Pemerintah Dan Pertanggungjawabannya Dalam Rangka Good Governance. Jurnal UNSRAT, III (1).
Wahyudiantik, Y. (2013). Collaborative Governance Pengolahan Limbah Sapi (Studi: Kolaborasi Stakeholders Dalam Pengolahan Limbah Sapi Menjadi Biogas Di Kabupaten Ngawi). Skripsi Universitas Sebelas Maret.
Zaenuri, M. et al. (2015). Tourism Affairs Management With Collaborative Governance Approach: Tourism Affairs Management Studies In Sleman Regency, Yogyakarta. International Journal of Management and Administrative Sciences. (IJMAS), 02 (06).
Zaroh, P. F & Widyastuti, S. (2019). Pemanfaatan Limbah Ampas Tapioka Sebagai Bahan Baku Plastik Mudah Terurai (Biodegradable). Wahana, 71 (2): 15-22
Aji, Mukti, ‘Masalah Pembangunan Dan Lingkungan’, 2008 [accessed 21 Juni 2021]
www.chem-Is-Try.org diakses pada tanggal 20 juni 2021 pukul 07.30 wib
http://klikharry.wordpress.com/2006/12/14/keracunan-sianida diakses pada tanggal 20 juni 2021 pukul 08.00
DOI: https://doi.org/10.31289/jipikom.v3i2.673
Refbacks
Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
