Model Komunikasi Sains OIF UMSU dalam Pelatihan Ilmu Falak di Vihara Vimalakirti
Abstract
Penelitian ini menganalisis model komunikasi sains yang diterapkan oleh Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) dalam pelatihan Ilmu Falak di Vihara Vimalakirti, Medan. Kegiatan ini melibatkan anak-anak usia TK dan SD dari komunitas Buddhis beserta orang tua mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif dan wawancara semi-terstruktur, penelitian ini mengidentifikasi penerapan empat model komunikasi sains: defisit, dialog, partisipatif, dan kontekstual. Model defisit berfungsi sebagai fondasi pengetahuan awal, sedangkan model dialog dan partisipatif mendorong keterlibatan peserta melalui diskusi dan eksperimen seperti peluncuran roket air dan pengamatan Matahari. Model kontekstual tampak dari penyesuaian kegiatan terhadap budaya dan agama peserta serta kerja sama lintas institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi sains yang inklusif dan berbasis nilai toleransi efektif dalam meningkatkan literasi sains dan membangun ruang dialog antaragama. Studi ini menawarkan model edukasi sains transformatif bagi masyarakat majemuk.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akin, H., & Scheufele, D. A. (2017). Overview of the science of science communication. The Oxford Handbook of the Science of Science Communication, 25–33.
Asari, A. (2023). BAB 1 KONSEP ILMU KOMUNIKASI. Pengantar Ilmu Komunikasi, 1.
Azhari, S. (2010). Perkembangan Kajian Astronomi Islam di Alam Melayu. Jurnal Fiqh, 7, 167–184.
Butar-Butar, A. J. R. (2019). Historiografi Ilmu Falak di Nusantara: Sejarah, Motivasi dan Tokoh Awal. Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, 2(2), 156–173.
Data, A. (2014). Teknik Pengumpulan Data. Jurnal Pendidikan Mipa Susunan Redaksi, 4.
Grant, W. J. (2023). The Knowledge Deficit Model and Science Communication. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780190228613.013.1396
Heryadi, H., & Silvana, H. (2013). Komunikasi antarbudaya dalam masyarakat multikultur. Jurnal Kajian Komunikasi, 1(1), 95–108.
Hidayat, M. (2024). Pemetaan Penelitian Pengembangan Media Astronomi. Book Chapter Astronomi Islam Volume III (2024), 85.
Lubis, L. A. (2012). Komunikasi antarbudaya etnis tionghoa dan pribumi di kota medan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 13–27.
Metcalfe, J., Gascoigne, T., Medvecky, F., & Nepote, A. C. (2022). Participatory science communication for transformation. In Journal of Science Communication (Vol. 21, Issue 2, p. E). SISSA Medialab srl.
Milyane, T. M., Dewi, N. P. S., Yusanto, Y., Putra, A. E., Natasari, N., Meisyaroh, S., Nofiasari, W., Haerany, A., Fitriyah, N., & Subandi, Y. (2023). Komunikasi antarbudaya. CV WIDINA MEDIA UTAMA.
Moenandir, J. (2011). Filosofi, Metodologi Penelitian, dan Komunikasi Ilmiah. Universitas Brawijaya Press.
Putraga, H., Panjaitan, N. N. S., afifah Nasution, M., Ritonga, M., & Rakhmadi, A. J. (2024). Upaya memasyarakatkan astronomi melalui OIF Goes To School di Sekolah MIN 12 Medan. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 1–6.
Putraga, H., & Setiawan, H. R. (2018). Stellarium & Google Earth-Simulasi Waktu Salat Dan Arah Kiblat. UMSU Press.
Putri, E. L. T. (2016). Pola Komunikasi Antarbudaya Etnis Tionghoa dengan Masyarakat Pribumi. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 15(2), 86–111.
Qorib, M. (2020). [Peer Review] Peran Dan Kontribusi OIF UMSU Dalam Pengenahn flmu Falak Di Sumatera Utara.
Rambe, S., & Sinaga, A. I. (2019). Peran Observatorium Ilmu Falak Umsu Dalam Pendidikan Islam di Kota Medan 2019. Tesis UIN Sumatera Utara, 3(217).
Reincke, C. M., Bredenoord, A. L., & van Mil, M. H. (2020). From deficit to dialogue in science communication. EMBO Reports, 21(9), 1–4. https://doi.org/10.15252/embr.202051278
Siregar, N., & Siregar, N. (2022). Peningkatan Kemampuan Komunikasi Sains Siswa SD melalui Pembelajaran Argument Driven Inquiry Pendekatan Kontekstual. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 5(2), 562–568.
Supratman, S. (2020). Permasalahan dalam Komunikasi Sains. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(2), 76–85.
Suryani, L., Noer Hodijah, S. R., & Taufik, A. N. (2022). Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Science Process Skills dengan Tema Transportasi si-Hijau untuk Melatih Keterampilan Komunikasi Sains Siswa SMP Kelas VIII. PENDIPA Journal of Science Education, 6(2). https://doi.org/10.33369/pendipa.6.2.322-330
Tayeebwa, D. W., Wendo, D. C., & Nakiwala, D. A. S. (2022). Theories and Models of Science Communication. Science Communication Skills for Journalists, 14–22. https://doi.org/10.1079/9781789249675.0002
Wahyudin, S. N. A., Windyariani, S., & Juhanda, A. (2023). Komunikasi Sains Peserta Didik Melalui Pembelajaran Argument Driven Inquiry Berbantuan Argument Mapping Pada Konsep Pencemaran Lingkungan. ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ), 12(2). https://doi.org/10.33627/oz.v2i2.1203
Zuriyani, E. (2017). Literasi Sains Dan Pendidikan. Jurnal Sains Dan Pendidikan.
DOI: https://doi.org/10.31289/jipikom.v7i2.6239
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
