Penetrasi Sosial Hubungan Pacaran Pada Perempuan Yang Hamil Di Luar Pernikahan (Studi Deskriptif Kualitatif pada Perempuan di Desa Bandar Setia)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardhianita, I. & Andayani, B. (2005). Kepuasan Pernikahan diTinjau dari Berpacaran dan Tidak Berpacaran. https://jurnal.ugm.ac.id. Di akses pada 23 Januari 2019 Pukul 16:16 WIB
Abdurochim, M. (2015). Bab II-Tinjauan Pustaka/intimacy. Purwokerto: http://repository.ump. Ac.id. Diakses pada 13 Februari 2018 pukul 14:59.
Amalia, EH. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Kehamilan Tidak diinginkan Remaja. http://lib.unnes.ac.id. Diakses pada 30 Juni 2018 pukul 11.41.
Suranto. A.W. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif-Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Budyatna, Muhammad. 2015. Teori Komunikasi antar Pribadi Sebuah Pengantar. Jakarta: Kencana
Data Base Kantor Desa Bandar Setia
Femina. (2016). 3 Aspek Penting dalam Hubungan. http://femina.co.id. Diakses pada 17 Desember 2018 Pukul 20.00 WIB.
Fimela. (2012). Apa Arti Komitmen dalam Hubungan? http://m.fimela.com. Diakses pada 17 Desember 2018 Pukul 21:05 WIB.
Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Hardjana, A. (2003). Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Yogyakarta: Kanisius.
Hasan, Iqbal. 2002. Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia
Idrus, Muhammad. 2009. Metode Ilmu Penelitian Sosial. Jakarta: Erlangga.
Hermawan, F. (2018). Menurut Penelitian, Ini Waktu yang dibutuhkan untuk Jalin Teman Baru. http://idntimes.com. Diakses pada 17 Desember 2018 Pukul 14:49 WIB.
Jandt, F. (2004). An Introduction to Intercultural Communication: Identities in a Global Community. Thousand Oaks: Sage
John, L. & Karen. (2009). Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika Liliweri, Alo. 1991. Komunikasi Antar Pribadi. Bandung: Citra Aditya Bakti Marmi. 2013. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Kristanti, J. (2018). Mengapa Pacaran harus Serius dan Berkomitmen? http://kelascinta.com. Diakses pada 17 Desember 2018 Pukul 21:05
Mayasari, F & Hadjam, R,M.N. (2000). Perilaku Seksual Remaja Dalam Berpacaran Ditinjau Dari Harga Diri Berdasarkan Jenis Kelamin. Universitas Gajah Mada. http://media.neliti.com/publications. Diakses pada 9 Juli 2018. Pukul 13:38.
Mulyana, D. (2010). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Rosda Karya
Pengertian Penetrasi Menurut Para Ahli. 2016. WWW.Definisimenurutparaahli.com. Di akses pada 13 April 2019 Pukul 23:36 wib.
Ruben, B. & Stewart, L. (2014). Komunikasi dan Perilaku Manusia. Jakarta: Rajawali Pers
Rokhmana, SN. 2012. Bab III-Metode Penelitian. http://eprints.walisongo.ac.id. Diakses pada 26 Juni 2018 pukul 11:39 wib.
Sarwono, S.W. (2005). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Sayed, M. (2013). Bila Pacar Mengajak Berhubungan Intim?.http://pikirdong.org. Diakses pada 17 Desember 2018 Pukul 21:42 WIB.
Surya, A. (2017). Bab II-Transformasi Konsep Pacaran. Surabaya: http://digilib.uinsby.ac.id. Diakses pada 13 Februari 2018 pukul 14:57 wib. Saputra, NW. 2011. Bab I-Pendahuluan. http://eprints.ums.ac.id. Diakses pada 30 Juni 2018 pukul 11.30.
Setiawan, R & Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh Pacaran terhadap Perilaku Seks Pranikah. Di akses pada 23 Januari 2019 Pukul 15:32 WIB.
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Santrock, J. (2007). Remaja-Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Wiseman, G. & Barker, L. (1967). Speech-Interpersonal Communication. San Fransisco: Chandler.
West & Turner. 2008. Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi. New York: Mc Graw-Hill
DOI: https://doi.org/10.31289/jipikom.v1i2.157
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, Ilmu Komunikasi (JIPIKOM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
