pengaruh pemberian pupuk organik cair kandang kelinci dan kompos limbah baglog pada pertumbuhan bibit Kakao (theobroma cacao l.) Di polibeg
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
DEWI RK. (2006). Produktivitas tiga bangsa kelinci di peternakan rakyat Desa Pakunden Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Panggabean P, & Wardati W. (2015). Pengaruh Pupuk Organik Cair Dan Pupuk Kompos Kulit Buah Kakao Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Gueneensis Jacq.) Di Pembibitan Utama. Riau University,
PUPUK PS, & KUSUMA W. (2014). Kandungan Nitrogen (N), Fosfor (P) Dan Kalium (K) Limbah Baglog Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Jamur Kuping (Auricularia auricula) GUNA.
Purba ID, Irsal I, & Ginting J. (2014). Tanggap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Dengan Pemberian Vermikompos Dan Air Pada Berbagai Kapasitas Lapang. Jurnal Agroekoteknologi, 2(2).
Rahardjo P. (2017). Berkebun Kopi: Penebar Swadaya.
Sipayung SB. (2010). Dampak variabilitas iklim terhadap produksi pangan di Sumatera. Jurnal Sains Dirgantara, 2(2).
Syahza A. (2011). Percepatan ekonomi pedesaan melalui pembangunan perkebunan kelapa sawit.
Indrawan I, Kusumastuti A, & Utoyo B. (2015). Pengaruh pemberian kompos kiambang dan pupuk majemuk pada pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 3(1), 47-58.
Kuvaini A, & Surbakti RB. (2019). Uji Aplikasi Abu Boiler dan Arang Kayu Sebagai Media Tumbuh Alternatif Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Awal. Jurnal Citra Widya Edukasi, 11(1), 11-20.
Lakitan B. (2000). Dasar-dasar fisiologi tumbuhan: PT RajaGrafindo Persada.
Naibaho J, & Nelvia N. Pemberian Kompos Kulit Buah Kakao pada Medium Ultisol untuk Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L). Riau University,
Oviyanti F, Syarifah S, & Hidayah N. (2016). Pengaruh pemberian pupuk organik cair daun gamal (Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth ex Walp.) terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jurnal Biota, 2(1), 61-67.
Saleh AR, & Jayanti KD. (2017). Pengaruh Populasi Naungan terhadap Pertumbuhan Awal Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) di Lapangan. Agropet, 14(2).
Suwatanti E, & Widiyaningrum P. (2017). Pemanfaatan MOL Limbah Sayur pada Proses Pembuatan Kompos. Jurnal Mipa, 40(1), 1-6.
Widiyaningrum P. (2016). Penggunaan EM4 dan MOL limbah tomat sebagai bioaktivator pada pembuatan kompos. Life Science, 5(1), 18-24.
Ulfa, S. (2019). EFEKTIVITAS BIOHERBISIDA DARI LIMBAH CAIR PULP KAKAO DALAM PENGENDALIAN BERBAGAI JENIS GULMA DI KEBUN MASYARAKAT KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG. BIOLINK : Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan, 5(2), 142-152.
Yunita, S., Hutapea, S., & Rahman, A. (2017). Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi Manis (Brassica juncea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Kompos Sekam Padi. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 2(1), 65-80.
Syahputra, E., Astuti K, R., & Indrawaty, A. (2017). Kajian Agronomis Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Pada Berbagai Jenis Bahan Kompos. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 1(2), 92-101.
DOI: https://doi.org/10.31289/jiperta.v1i2.88
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License


