Perbandingan Analisis Kadar kandungan Metabolit primer batang Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca L.) Hasil Kultur Jaringan dan Tanaman Konvensional
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kadar metabolit primer pada batang Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca L.) yang diperbanyak melalui teknik kultur jaringan dan metode konvensional. Metabolit primer yang diamati meliputi karbohidrat, protein kasar, lemak, kadar air, dan serat kasar. Sampel batang diambil dari tanaman hasil kultur jaringan dan tanaman lapangan dengan umur yang sama, kemudian dianalisis menggunakan metode proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan karbohidrat, protein kasar, lemak, dan serat kasar pada batang pisang hasil kultur jaringan lebih tinggi masing-masing sebesar 40,15%, 7,97%, 3,13%, dan 17,22% dibandingkan tanaman konvensional yang memiliki kadar 38,44%, 6,81%, 2,99%, dan 15,74%. Sebaliknya, kadar air pada tanaman hasil kultur jaringan lebih rendah (10,15%) dibandingkan dengan tanaman konvensional (12,25%). Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik kultur jaringan mampu meningkatkan kualitas kandungan metabolit primer batang Pisang Kepok Kuning dibandingkan metode perbanyakan konvensional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan bioteknologi pertanian, khususnya dalam pemanfaatan pisang sebagai sumber metabolit bernilai guna bagi sektor pangan dan industri.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
AOAC. (2019). Official methods of analysis of AOAC International (21st ed.). AOAC International.
AOCS. (2017). Official methods and recommended practices of the AOCS (7th ed.). American Oil Chemists’ Society.
Dalimunthe, N. A., & Usman, M. (2011). Perbedaan kadar protein kasar dan karbohidrat pada daun Tripsacum laxum di dataran rendah dan tinggi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 16(3), 145–152.
George, E. F., & Sherrington, P. D. (2008). Plant propagation by tissue culture (3rd ed.). Exegetics Ltd.
Hapsari, R. T., & Lestari, D. A. (2016). Keanekaragaman genetik pisang dan potensi pemanfaatannya di Indonesia. Buletin Agrohorti, 4(2), 123–132.
James, C. S. (2013). Analytical chemistry of foods (2nd ed.). Springer.
Kumar, R., & Rao, K. (2012). Role of auxin and cytokinin in cell wall development and lignification. Plant Science Journal, 5(1), 67–73.
Lestari, N., & Pratiwi, D. (2022). Pengaruh media kultur terhadap kandungan metabolit primer tanaman pisang ambon (Musa acuminata L.). Jurnal Bioteknologi Tropis, 9(2), 102–111.
Luhukay, J. N., Uluputty, M. R., & Rumthe, R. Y. (2018). Kandungan lignoselulosa berbagai varietas kubis (Brassica oleracea L.) terhadap serangan hama pemakan daun. Agrologia, 2(2), 45–54.
Nielsen, S. S. (2017). Food analysis laboratory manual (5th ed.). Springer.
Rahman, A., Nuraini, A., & Siregar, S. (2018). Analisis kandungan metabolit primer tanaman pisang hasil kultur jaringan dan konvensional. Jurnal Ketahanan Pangan dan Gizi, 29(1), 45–56.
Sadasivam, S., & Manickam, A. (2008). Biochemical methods (3rd ed.). New Age International Publishers.
Singh, R., Kumar, S., & Patel, A. (2016). Nutritional composition of banana and its utilization in food processing. International Journal of Food Science and Nutrition, 5(4), 256–261.
Taiz, L., Zeiger, E., Møller, I. M., & Murphy, A. (2015). Plant physiology and development (6th ed.). Sinauer Associates.
Wahyuni, D., Fitri, R., & Nurdin, H. (2019). Pengaruh kultur jaringan terhadap kandungan karbohidrat dan protein tanaman jahe (Zingiber officinale). Jurnal Agrotek Tropika, 7(1), 33–40.
Yuliani, R., & Hartati, S. (2020). Kandungan protein dan lemak tanaman pisang hasil kultur jaringan dan konvensional. Jurnal Sains Pertanian Indonesia, 18(2), 77–85.
Zulkarnain, A., Setiawan, R., & Rahmawati, D. (2021). Pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap kandungan protein dan gula tanaman nanas (Ananas comosus L.). Jurnal Hortikultura Indonesia, 12(3), 157–165.
DOI: https://doi.org/10.31289/jiperta.v8i1.6595
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License


