Respon Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L) Varietas Dega Terhadap Pupuk Kompos Ayam Dibandingkan Pemberian Pupuk NPK

Budi Herman Sani Simanjuntak, Sumihar Hutapea

Abstract


Soybeans (Glycine max L.) are a strategic food commodity, but their productivity is still low due to declining soil fertility and excessive use of inorganic fertilizers. This study aims to compare the effect of the application of chicken manure and NPK fertilizer on the growth and yield of soybean plants of the Dega variety on marginal land. The research was carried out using a factorial Group Random Design (RAK) with two treatment factors: the type of fertilizer and the application dose, and three replicates. The observed parameters included plant height, number of leaves, number of pods, weight of seeds per plant, and weight of 100 seeds. The results of the study showed that chicken manure had a better influence on vegetative and generative growth than NPK fertilizer. Chicken compost improves soil quality, nutrient absorption efficiency, and microorganism activity. Although NPK fertilizers show a rapid initial response, the long-term advantages of organic fertilizers are more dominant. Therefore, fertilization based on chicken manure is recommended as an environmentally friendly and sustainable soybean cultivation strategy.

Keywords


Soybean Plant Growth; Dega Varieties; Chicken Compost Fertilizer; and NPK Fertilizer

Full Text:

PDF

References


Adam, I. A., Mohamad, N., & Yudhy, W. (2019). Respon Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Kascing dan Pupuk Anorganik. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 3(2), 15–21.

Ajisaputra, W. (2021). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L) Terhadap Aplikasi Biochar Sekam Padi dan Pupuk Organik Cair Limbah Udang. Universitas Medan Area.

Amir, N. F., & M, F. (2018). Pengaruh Jenis Pupuk Organik Limbah Tanaman Dan Takaran Pupuk Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai. Jurnal Agroteknologi Fakultas Prtanian Universitas Muhammadiah Palembang (Vol. 13, Issue 1, pp. 17–21).

Ampnir, M., & L. (2011). Jenis-Jenis Hama Utama dan Ketahanan Biologi padaBeberapa Varietas Kedelai (Glycine maxL. Merril) di Percobaan Mangoapi Manokwari. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Negeri Papua.

Artinus Hulu. (2023). Studi Inovasi Strategi Kebijakan Percepatan Pencapaian Swasembada Kedelai Indonesia Tahun 2035. Jurnal.Kemendagri.Go.Id. http://jurnal.kemendagri.go.id/index.php/mp/article/view/1709

Fahmi, A., Syamsudin, Utami, S., & Radjagukguk, B. (2013). Pengaruh Interaksi Hara Nitrogen dan Fosfor Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung ( Zea Mays L ). In Berita Biologi (Vol. 10, Issue 3, pp. 297–304).

Ginting, M. G., & others. (2023). Pengaruh Kompos Limbah Baglog Jamur Tiram dan Berbagai Dosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Pembibitan Durian Montong (Durio zibethinus Murr.). Universitas Medan Area.

Harahap, M., & others. (2021). Pengaruh Dosis Pupuk Kimia yang Dicampur dengan Kompos Mucuna bracteata dan Pemberian POC Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.). Universitas Medan Area.

Munawar, A. (2013). Kesuburan tanah dan nutrisi tanaman. In Bogor : IPB Press, 2013 (p. 240).

Pangaribuan, G. A. (2024). Pengaruh Pemberian Kompos Serat Buah Kelapa Sawit dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Kedelai (Glycine Max L.). Universitas Medan Area.

Pinus Lingga dan Marsono. (2006). Petunjuk Penggunaan Pupuk. In PT Penebar Swadaya.

Rahayu, W., & Riptanti, E. W. (2010). Analisis efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani kedelai di Kabupaten Sukoharjo. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 25(1), 119–125.

Saktiono, S. S., Btari, S., Kusumaningrum, C., Susilaningrum, D. F., Widiyastuti, A., Lestari, W., Arifa, S. U., Oktaviani, A., Indah, P., & Oktaviani, R. (2023). Periode kritis pertumbuhan kedelai hitam (Glycine max (L.) Merr) dalam berkompetisi dengan gulma. Journal.Ipb.Ac.Id, 22(2), 113–121. https://journal.ipb.ac.id/index.php/bulagron/article/view/15891

Saputra, Y., Aliudin, A., Terpadu, A. M.-J. A., & 2023, U. (2023). Pengendalian Impor Kedelai dalam Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Serang. Jurnal.Untirta.Ac.Id. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jat/article/view/23001

Situmorang, F. (2021). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (glycine max (l.) Merril) Terhadap pPemberian Pupuk Organik Cair (poc) Tanaman Apu--Apu (pistia stratiotes l.) dan Berbagai Pembenah Tanah pada Media Tanah Ultisol. Universitas Medan Area.

Sutedjo, M. M. (2001). Pupuk dan cara pemupukan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Wahidurromdloni, F. (2023). Respons Kedelai (Glycine max L. Merr.) Terhadap Pupuk Organik Di Bawah Tegakan Pinus.

Yuanasari, B., Kendarini, N., & Saptadi, D. (2015). Peningkatan viabilitas benih kedelai hitam (Glycine max L. Merr) melalui invigorasi osmoconditioning. https://www.neliti.com/publications/130420/peningkatan-viabilitas-benih-kedelai-hitam-glycine-max-l-merr-melalui-invigorasi

Zakaria, A. K. (2010). Kebijakan Pengembangan budi daya kedelai menuju swasembada melalui partisipasi petani. Epublikasi.Pertanian.Go.Id. https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/akp/article/view/746

Zakaria, A. K., & Pusat. (2010). Program pengembangan agribisnis kedelai dalam peningkatan produksi dan pendapatan petani. Scholar.Archive.Org, 29(4), 2010. https://scholar.archive.org/work/pa243n3ojbc2bp6uqmshuhy27m/access/wayback/http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/download/7761/6725




DOI: https://doi.org/10.31289/jiperta.v7i1.5995

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Pertanian
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License