Pemberian POC Limbah Kulit Kopi dan Kitosan Terhadap Pre-Nursery Kopi Liberika (Coffea liberica Var. Liberica)

Siti Fatimah, Prima Wahyu Titisari

Abstract


Kopi liberika adalah jenis kopi yang berasal dari Liberia (Pantai B=arat Afrika). Kopi liberika diyakini berasal dari nama daerah di Liberia yang kemudian digunakan untuk menamakan jenis kopi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh POC kulit kopi dan kitosan terhadap pertumbuhan pre-nursery kopi liberika. Penelitian ini menggunakan RAL Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis POC kulit kopi (P) terdiri dari 4 taraf yaitu 0,20,40,60 ml/l air dan faktor kedua adalah dosis kitosan (K) terdiri dari 4 taraf yaitu 0,4,8,12 ml/l air. Parameter yang diamati yaitu, tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, panjang akar, volume akar, lilit pangkal batang dan persentase perkecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kulit kopi dan kitosan berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah kombinasi POC kulit kopi dengan konsentrasi 60 ml/l dan kitosan 12 ml/l (P3K3). Dengan demikian pemanfaatan POC kulit kopi dan Kitosan berpotensi sebagai pupuk organik pada Pre-nursery kopi liberika.


Keywords


Kitosan; Kopi Liberika; Pupuk Organik; POC Kulit Kopi; Pre-Nursery

Full Text:

PDF

References


Afrizon. 2015. Potensi Kulit Kopi Sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos di Propinsi Bengkulu. Jurnal Agritepa, 2(2), 22-23.

Anisa, F. 2014. Pengaruh Chitosan dan Coumarin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Benih Kentang (Solanum tuberosum) G2 Kultivar Granola. Jurnal Ilmu Pertanian 1(4), 100-110.

Balai Proteksi Tanaman Perkebunan. 2017.Apa itu Kitosan? Pontianak. http://balaipontianak.ditjenbun.pertanian.go.id/web/page/title/189/apa-itukitosan.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat. (2014). Studi Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Peningkatan Hasil. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol. 14 (2), 106-110.

Dzung, N.A., Dzung, T.T dan PTV. Khanh. 2013. Evaluation of Coffee Husk Compost for Improving soil Fertility and Suistanable Coffee Production in Rural Cental Hoghland of Vietnam. Resources and Environment. 1 (1): 1-7.

Evizal, R., Hari, K., Liska, M. S., dan Maria, V. R. 2021. Pertumbuhan dan Hasil Kopi Grafiting Robusta/Liberika Pada Klon dan Waktu Pemupukan Yang Berbeda. Jurnal Agrotropika 21(2), 131-140.

Falahudin, I., Anita, R. P. R., dan Lekat, H. 2016. Pengaruh Pupuk Organik Limbah Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi. Jurnal Pendidikan Bioilmi 2(2), 109-118.

Gusfarina, D. S. 2014. Mengenal Kopi Liberika Tungkal (Libtukom). Jambi: BPTP Provinsi Jambi.

Gustia, H. & Rosdiana. 2019. Kombinasi media tanam dan penambahan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabe. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 4(2): 70-78.

Hidangmayun, A., P. Dwivedi, D. Katiyar and A. Hemantaranjan. 2019. Application of Chitosan on Plant Responses with Special Reference to Abiotic Stress. Physiology And Molecular Biology Of Plants. 18(1) : 1-15.

Hulupi, R. 2014. Libtukom: Varietas Kopi Liberika Anjuran untuk Lahan Gambut. Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao 26(1), 1-6.

Hersanti, Sudarjat, dan A Damayanti. 2019. Kemampuan Bacillus subtilis dan Lysinibacillus sp. Dalam silika nano dan serat karbon untuk menginduksi ketahanan bawang merah terhadap penyakit bercak ungu (Alternaria porri (Ell.) Cif ). Jurnal Agrikultura. 30(1): 8–16.

Huda, M. K. (2013). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Urin Sapi dengan Aditif Tetes Tebu (Molasses) Metode Fermentasi. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.Universitas Negeri Semarang.

Hajratul. 2021. Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta Pada Berbagai Media Kompos Organik dan Pupuk Organik Cair (POC). Skripsi Departemen Budidaya Pertanian: Universitas Hasanuddin.

Ianca, Fassa Brinado. 2010. Pengaruh Perlakuaan Kitosan terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max) Selama Fase Vegetatif dan Awal Fase Generatif. Skripsi. Departemen Teknologi Hasil Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Lestari, S. U. 2018. Analisis Beberapa Unsur Kimia Kompos Azolla mycrophylla. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 14(2) : 60-65.

Lakitan, B. 2011. Dasar – Dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajagrafindo Persada. Jakarta. 206 hal.

Melisa. 2018. Studi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Toraja Sebagai Bahan Pembuatan Kompos. Skripsi Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik: Universitas Hasanuddin.

Uthairatanakij A, Teixeira JA, Obsuwan K. 2007. Chitosan for improving orchid production and quality. Orchid Science and Biotechbology. 1(1):1-5.

Pahan. I. 2015.Panduan Teknis Budidaya Kelapa Swit Untuk Praktisi Perkebunan. Penebar Sawadaya. Jakarta.

Panjaitan, E. V. 2018. Uji Pemberian Bokashi Ampas Tahu dan NPK Organik terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Sawi Caisim (Brassica rapa var parachinensis L.).

Rahardjo, P. 2017. Panduan Budi Daya dan Pengolahan Kopi Arabika dan Robusta. Jakarta : Penerbar Swadaya.

Pratiwi, R. 2014. Manfaat Kitin Dan Kitosan Bagi Kehidupan Manusia. Oseana. XXXIX (1) : 35-43.

Rosyelina dan Helfi Gustia. (2018). Pengaruh Khitosan dan Media pada Pisang Raja.pdf. Agrosains dan Teknologi, 3(2), 111–123.

Susetya, D. 2012. Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik Untuk Tanaman Pertanian Dan Perkebunan. Yogyakarta : Penerbit Baru Press.

Subiksa, I. G. M. 2013. Pengaruh Pupuk Pelengkap Cair Poodaeng Chitosan Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Brokoli. Bogor : Balitbang.

Suwignyo, S, H Hersanti, dan F Widiantini. 2021. Pengaruh kitosan nano terhadap penyakit bercak coklat (Alternaria solani Sor.) pada tanaman tomat. Jurnal Agrikultura. 32(3): 239– 247.

Sinulingga, E., J, Ginting., dan T, Sabrina. 2015. Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Cair dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery Nursery. Jurnal Agroekoteknologi. 3(3) : 1219-1225.

Sulityorini, H., Anggit P. A., dan Helmy, P. A. 2018. Buku Saku Kopi Penanganan Pascapanen Kopi Secara Baik dan Benar. Jakarta : Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Wandika, P., S. Sapareng dan S. M. Yasin. 2020. Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis jacq) Terhadap Interval Pemberian Pupuk Hayati. Jurnal Agriculture Science. 3(2) : 386-394.

Taryana, y. dan Sugiarti, L. 2019. Pengaruh Media Tanam Terhadap Perkecambahan Benih Kopi Arabika (Coffea arabica L). Jurnal Agrosains dan Teknolog. 4(2) : 1-6

Zulkarnain, M., Prasetya, B. dan Soemarno. 2013. Pengaruh kompos, pupuk kandang, dan custom-bio terhadap sifat tanah, pertumbuhan dan hasil tebu (Saccharum officinarum L.) pada Entisol di Kebun Ngrangkah-Pawon,Kediri. Indonesian Green Technologi Journal 2(1): 45-52.




DOI: https://doi.org/10.31289/jiperta.v6i2.4270

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Pertanian
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License