Analisis Perbandingan Usaha Tani Antara Pola Tanam Polikultur Dengan Monokultur di Desa Sinaman Pematang
Abstract
This study aims to: (1) compare farm income between polyculture and monoculture cropping patterns, (2) compare farming efficiency between polyculture and monoculture cropping patterns, (3) compare farm input use between polyculture and monoculture cropping patterns, and (4) comparison of farming feasibility between polyculture and monoculture cropping patterns. This research was conducted in Sinaman Pematang Village, Dolog Masagal District, Simalungun Regency using a purposive sampling method from August to September. Samples were taken as many as 30 respondents using the proportionate stratified random sampling method. Data collection was carried out using an open questionnaire. The independent variables used are land area, labor, fertilizer, seeds, pesticides, and farming experience, while the dependent variable is income, efficiency, input use, and feasibility. The data analysis method used is a quantitative descriptive analysis method. The results showed that the income of polyculture farming was higher than monoculture with an average of IDR 7,865,527.77 > IDR 1,286,416.66 per planting season. Monoculture farming is more efficient than polyculture with efficiency levels of 0 < 0,51 < 1 and 0 < 0,36 < 1. The use of inputs for polyculture farming is higher than monoculture except for land area, seeds and farming experience. Monoculture farming is more feasible than polyculture with a feasibility level of 1.49 > 1 and 1.41 > 1.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agriani, N. (2011). Analisis Reaksi Pasar Sebelum dan Sesudah Adanya Pengumuman Dividen (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Go Publik). Lampung: Unila.
Anwar. (2011). Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Astuti, D. (2013). Perilaku Konsumtif dalam Membeli Barang pada Ibu Rumah Tangga di Kota Samarinda. ejournal psikologi,1(2),148-156.
Bukhori, M. (2013). Sektor Pertanian Terhadap Pembangunan Di Indonesia. . Surabaya: Universitas Pembangunan Nasional “Veteran“. .
Dermawan, R. (2010). Budidaya Cabai Unggul, Cabai Besar, Cabai Keriting, Cabai Rawit, dan Paprika. Jakarta: Penebar Swadaya.
Herliani, D. R. (2019). Analisis Pendapatan Usahatani Monokultur Kentang dan Tumpangsari Kentang-Carica. Semarang: Universitas Diponegoro.
Jaya. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Sekitar Pantai Losari Kota Makasar,Skripsi. Makassar: Jurusan Ilmu Ekonomi Feb Unhas.
Kuntari Wien, S. A. (2021). Perubahan Pola Tanam Monokultur Menjadi Tumpangsari.
Murdiantoro. (2011). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Desa Pulorejo Kecamatan Winong Kabupaten Pati. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Nurmala, T. (2011). Potensi dan Prospek Pengembangan Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) sebagai Pangan Bergizi Kaya Lemak Untuk Mendukung Diversifikasi Pangan Menuju Ketahanan Pangan Mandiri. Pangan: Media Komunikasi dan Informasi Vol. 20 (1): 1-103.
Purwono, R. H. (2011). Bertanam Jagung Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.
Rizal Zulfahmi, S. S. (2016). Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Pola Tanam Monokultur Dan Polikultur. Universitas Syiah Kuala.
Rusydiana. (2013). Mengukur Tingkat Efisiensi dengan Data Envelopment Analysis. Bogor: SMART Publishing.
Saputra, A. (2015). Analisis Komparatif Usahatani Tumpangsari Jagung Kacang Tanah Dengan Monokultur Jagung. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Shinta, A. (2011). Modul 1. Pendahuluan: Pengantar Usaha Tani Laboratorium Analisis danManajemen Agribisnis. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
Sumaryanto. (2012). Strategi Peningkatan Kapasitas Adaptasi Petani Tanaman Pangan Menghadapi Perubahan Iklim. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi, Vol. 30 No. 2 Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.
Suratiyah. (2015). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
Suryanto, H. (2017). Analisis Perbandingan Usahatani Antara Pola Tanam Tumpangsari Cabai Merah Keriting dan Kubis Krop Dengan Monokultur Cabai Merah Keriting.
Supriana, T. (2014). Metode Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. Medan: USU Press.
Yulizar. (2015). Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat.
DOI: https://doi.org/10.31289/jiperta.v5i1.1638
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License


