Limbah Kulit Buah Semangka (Citrullus lanatus) sebagai Bahan Baku Pembuatan Nata

Widia Lubis, Abdul Karim, Jamilah Nasution

Abstract


Semangka merupakan tanaman semusim dari famili Cucurbitaceae, dan buah semangka memiliki banyak manfaat begitu juga dengan kulitnya, dan kulit semangka mengandung berbagai vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah limbah kulit buah semangka dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan nata berdasarkan parameter konsistensi, ketebalan, berat, warna, rendemen dan kadar air serta kadar serat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan waktu pengamatan yang berbeda yaitu 10 hari, 12 hari dan 14 hari untuk melihat perubahan fisik selama proses fermentasi Nata. Sampel kulit semangka diambil secara acak dari pedagang sari buah dan buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengamatan 10, 12 dan 14 hari, rata-rata ketebalan ketiga nata adalah 1,7 cm, 2, 2 cm, 2,2 cm dan rata-rata berat ketiga nata adalah 756,3 g, 802,0 g, 822,3 g, tekstur lahir kenyal, warna putih keruh, aroma asam. dan rendemen lahir pada hari ke-14 adalah 82,3%, 79,5%, 82,7% dan diperoleh kadar serat 4,31% dan kadar air 97,8.

Keywords


Nata; Semangka; Fermentasi

Full Text:

PDF

References


Astuti, R. M. (2015). Pengaruh penggunaan suhu pengovenan terhadap kualitas roti manis dilihat dari aspek warna kulit, rasa, aroma dan tekstur. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 2(2).

Dipu, Y. V., Hastuti, U. S., & Gofur, A. (2016). Pengaruh Macam Gula Terhadap Kualitas Yoghurt Kacang Buncis (Phaseolus Vulgaris) Varietas Jimas Berdasarkan Hasil Uji Organoleptik. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 13, No. 1, pp. 857-862).

Hamad, A., Handayani, N. A., & Puspawiningtyas, E. (2014). Pengaruh umur starter Acetobacter xylinum terhadap produksi nata de coco. Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), 15(1), 37-49.

Kusumastuti, U. D., Sukarsa, S., & Widodo, P. (2017). Keanekaragaman kultivar semangka [Citrullus lanatus (THUNB.) MATSUM. & NAKAI] di sentra semangka Nusawungu Cilacap. Scripta Biologica, 4(1), 15-19.

Lestina, I. B., & Marsaulina, I. (2013). Analisis Kandungan Rhodamin B dan Pemanis Buatan (Sakarin) pada Buah Semangka (Citrullus Lanatus) yang Dijual di Pasar Tradisional dan Pasar Moderen Kota Medan Tahun 2013. Lingkungan dan Keselamatan Kerja, 2(3), 14421.

Mariani, S., Rahman, N., & Supriadi, S. (2018). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Semangka (Citrullus lanatus). Jurnal Akademika Kimia, 7(2), 96-101.

Muthia, R., & Putri, M. R. (2017). Uji aktivitas in vivo ekstrak etanol kulit buah semangka (Citrulus lanatus L.) Sebagai diuretik dengan pembanding furosemid. Borneo Journal of Pharmascientech, 1(1).

Nasrah, T. (2019). PEMANFAATAN POTENSI KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) DALAM PEMBUATAN SELAI DENGAN PENAMBAHAN PEWARNA ALAMI DAGING DAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).

Niwanggalih, P., Waluyo, J., & Asyiah, I. N. (2014). Pengaruh Ekstrak Kulit Semangka (Citrullus Lanatus (Thunb.)) terhadap Jumlah Neutrofil pada Radang Luka Gores Mencit (Mus musculus) Jantan BALB/c dan Pemanfaatannya sebagai Karya Ilmiah Populer.

Safitri, M. P., Caronge, M. W., & Kadirman, K. (2018). Pengaruh pemberian sumber nitrogen dan bibit bakteri acetobacter xylinum terhadap kualitas hasil nata de tala. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 3(2), 95-106.

Sambelorang, R., & Nayoan, J. (2020). EFFECT OF COW MANURE ON THE GROWTH AND CROP PRODUCTION OF WATERMELON (Citrullus lanatus). Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 1(2), 47-49.

Sitorus, A. K. (2019). Pengaruh Penambahan Fruktosa dan Waktu Fermentasi dengan Tauge Sebagai Sumber Nitrogen Terhadap Kualitas Nata de citrullus dari Buah Semangka (Citrullus lanatus) (Doctoral dissertation, Institut Kesehatan Helvetia).

Syaifudin, L. N. (2013). Pemanfaatan Limbah Sayur-Sayuran untuk Pembuatan Kompos dengan Penambahan Air Kelapa (Cocos nucifera) dan Ampas Teh Sebagai Pengganti Pupuk Kimia Pada Pertumbuhan Tanaman Semangka (Citrullus vulgaris L) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Wahyuningtias, D. (2010). Uji organoleptik hasil jadi kue menggunakan bahan non instant dan instant. Binus Business Review, 1(1), 116-125.




DOI: https://doi.org/10.31289/jibioma.v3i2.736

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)

Fakultas Biologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License