Pemanfaatan Bunga Melati Putih (Jasminum sambac) dalam Upacara Adat Masyarakat Kota Serang

Ijah Nurjannah, Nabila Vanza, Sri Rahayu, Evi Amelia, Desi Eka Nur Fitriana

Abstract


White jasmine (Jasminum sambac) holds strong symbolic and cultural value in various traditional ceremonies in Serang City. This study aims to examine its ethnobotanical role and conservation efforts to preserve its cultural significance and ecological sustainability. A descriptive qualitative method was used with purposive sampling, involving experienced jasmine flower artisans as participants. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation, then analyzed qualitatively. The results show that white jasmine is used in wedding rituals, purification ceremonies, funerals, and offerings—reflecting spiritual, aesthetic, and medicinal meanings. Its morphological features and active compounds such as linalool and benzyl acetate support its role in tradition and healing. Conservation efforts include sustainable cultivation, public education, and reinforcing cultural values in environmental preservation. This study underscores the importance of integrating cultural heritage and biodiversity conservation to maintain local flora as part of intangible cultural assets.

Keywords


Ethnobotany; Traditional Ceremony; White Jasmine; Cultural Heritage; Serang City

Full Text:

PDF

References


Ciptaningrum, A. N., Arzan, A. B., Fadia, A. N., Wirmaningsih, D., Erianti, P., Aisyah, R., Priyanti., Khairiah, A., & Des, M. (2022). Etnobotani Tanaman Pada Ritual Kematian di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Prosiding SEMNAS BIO, 126-139.

Darlian, L., Damhuri, & Hasni, W. O. (2019). Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau. Jurnal Sainsmat, 8(1), 95-103.

Esdarwati, S., Hutomo, I. R., Ekaningsih, L., Ahmad, R. S., & Hidayah, N. (2024). Pelestarian Lingkungan Hidup Melalui Hukum Adat Tradisi Nyadran (Studi Empiris Di Wilayah Desa Brongkol Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang). Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon, 8(1), 34-51.

Fitradi, S. & Triatmoko, E. (2021). Kelayakan Usaha Tanaman Melati (Jasminum sambac) Di Desa Jinggah Habang Ulu Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar. Cholorophyl, 14(1), 24-31.

Hidayah, N., Herawati, A., & Habibi, A. (2021). Identifikasi Kandungan Fitokimia Ekstrak Bunga Melati (Jasminum sambac L.) Komoditas Lokal yang Berpotensi sebagai Antilarvasida. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 12(2), 45-52. https://ojs.dinamikakesehatan.unism.ac.id/index.php/dksm/article/view/450

Hieronymus (2013). Tumpas Penyakit dengan 40 Daun dan 10 Akar Rimpang. Yogyakarta: Cahaya jiwa.

Kurniawati, A., Krisantini, K., & Mayesti, P. A. (2022). Identifikasi Karakter Agronomi, Morfologi, dan Kualitas Minyak Atsiri Empat Jenis Melati (Jasminum sp. L). IPB University. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112480

Mahyudi, F. & Husinsyah. (2021). Prospek Dan Rantai Pasok Bunga Melati Putih (Jasminum sambac) Di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Ziraa’ah, 46(1), 12-21.

Mutaqin, A.Z., Astriani, W., Husodo, T., & Partasasmita, R. (2018). Pemanfaatan Tumbuhan Untuk Beberapa Upacara Adat Oleh Masyarakat Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran. Jurnal Pro-Life, 5(1), 496-505.

Nurcahyo, H. (2016). Formulasi Minyak Atsiri Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C) Sebagai Sediaan Aromaterapi. Pancasakti Science Education Journal.

Ramadhani, A. I. (2021). Gambaran Kandungan Senyawa Aktif Ekstrak Alkohol Bunga Melati (Jasminum sambac) Disimpan dengan Variasi Wadah dan Lama Penyimpanan. STIKes BTH Tasikmalaya. https://repository.universitas-bth.ac.id/1825/

Shintia, M., Krisantini, K., & Kurniawati, A. (2023). Pertumbuhan, Pembungaan dan Produksi Minyak Atsiri Melati (Jasminum sambac) pada Berbagai Tingkat Pemupukan Nitrogen. Institut Pertanian Bogor. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133053

Soewardjo, A. A., & Noviana, E. (2024). Perancangan Buku Bunga Melati Dalam Budaya Tradisi Jawa Sebagai Media Edukasi Untuk Dewasa Muda Umur 20-24 Tahun. Jurnal Komunikasi Visual, 1(4), 53-70.

Sukmawati, N., & Yuniati, E. (2013). Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Suku Kaili Rai di Desa Toga Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Biocelebes, 7(2).

Suyanti., S., Prabawati, & Sjaifullah. (2004). Karakterisasi Fisika-Kimia Bunga Melati Putih. J. Hort, 14(2), 121-126.




DOI: https://doi.org/10.31289/jibioma.v7i1.6139

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)

Fakultas Biologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License