Penentuan Kadar Kalium Iodat (KIO3) dalam Garam Konsumsi yang Beredar Dipasaran dengan Metode Iodometri
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akhirudin, M. (2011). Analisis Kadar kalium Iodat (KIO3) Dalam Garam Dapur Dengan Menggunakan Metode Iodometri Yang Beredar Di Pasar Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu. UIN Sultan Kasim Riau. Pekan Baru.
Almatsier, S. (2006). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Amanati, L. (2017). Teknologi Proses dan Inovasi Industri. Jurnal Industri. 1(2): 43 – 50.
Djaeni S, Achmad. (2008). Ilmu Gizi. Dian Rakyat. Jakarta.
Djokomoeljanto. (2006). Kelenjar Tiroid, Hipotiroidisme, dan Hipertiroidisme. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi IV. Jilid III. FKUI. Jakarta.
Gunung, I, K. (2004). Perhitungan Kadar Iodium dalam Iodisasi garam untuk Penanggulangan GAKI di daerah Endemik. Majalah kedokteran Udayana.
Herman. (2015). Pengaruh Garam Dapur Terhadap Kembang Susut Tanah Lempung. Institut Teknologi Padang.
Lauralee, S. (2001). Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem. Ed. II. EGC. Jakarta.
Manalu, L, (2007). Pemeriksaan Kadar Kalium Iodat (KIO3) Dalam Garam dan Air Yang Dikonsumsi Masyarakat Garoga Kabupaten Tapanuli Utara. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Mulyono. (2009). Kamus Kimia untuk Siswa Dan Mahasiswa Sains Dan Teknologi. Ganesindo: Bandung.
Noviyanto. (2014). Peningkatan Ekonomis Garam. STKIP PGRI. Sumenep.
Pakpahan, L. P. (2015). Penetapan Kadar Iodium Pada Garam Konsumsi Beriodium Dan Garam Meja Dengan Metode Iodometri. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Sediaoetama, A. D. (2006). Ilmu Gizi. Jilid. I. Dian Rakyat. Jakarta.
Suharjo. (1999). Prinsip-prinsip Ilmu Gizi. Kanisius. Bogor.
Nuraini, N. D.( 2016). Diet Sehat dengan Terapi Garam.Gosyen Publishing. Jakarta.
DOI: https://doi.org/10.31289/jibioma.v2i1.186
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
