Inventarisasi Jenis Tumbuhan Obat dan Pemanfaatannya oleh Masyarakat di Desa Malintang Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara

Salamat Ridoan, Ferdinand Susilo, Jamilah Nasution

Abstract


Medicinal plants are plants that have been identified and are known based on human observations to have bioactive compounds that have medicinal properties. This study aims to identify and describe the types of medicinal plants and their use by the community in Malintang Village, Bukit Malintang District, Mandailing Natal Regency, North Sumatra. Based on the research results obtained from interviews with  the  community  totaling  17  people  from  370  heads  of families, it can be concluded that there are 30 types of plants from 20 families that are  useful   as   medicine  in   Malintang  Village,   Bukuit   Malintang   District, Mandailing Natal Regency, North Sumatra Province. There are 16 types of plants that are used for leaf parts, 6 types of fruit parts, 5 types of rhizome parts, 4 types of flower parts, 3 types of seeds, 2 types of tubers, 1 part of the skin and roots of each plant.

Keywords


Types of medicinal plants found in Malintang Village

Full Text:

PDF

References


Aisyah, R. (2017). Uji Efektivitas Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma Domestica Val) Dalam Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit (Mus Musculus) Jantan (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Arham, S., Khumaidi, A., & Pitopang, R. (2016). Keanekaragaman jenis tumbuhan obat tradisional dan pemanfaatannya pada suku kulawi di desa mataue kawasan taman nasional lore lindu. Biocelebes, 10(2).

ASTIRA, D. Y. (2018). ANALISIS FITOKIMIA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK DAUN SARANG BANUA (CLERODENDRUM FRAGRANS) (Doctoral dissertation, UNIMED).

Febriawan, R. (2020). Manfaat senyawa kurkumin dalam kunyit pada pasien diare. Jurnal Medika Hutama, 2(01 Oktober), 255-260.

Fitri, R., Oktiarni, D., & Arso, D. D. (2018). Eksplorasi Pengetahuan Obat Tradisional dalam Prespektif Hukum Kekayaan Intelektual di Bengkulu. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 30(2), 304-315.

Handayani, R. P., Puspariki, J., & Nurmala, T. (2019). Persepsi masyarakat kabupaten purwakarta terhadap pengobatan tradisional berdasarkan kelompok usia. Pharma Xplore: Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi, 4(2).

Hasibuan, C. F., Rahmiati, R., & Nasution, J. (2018). Pembuatan virgin coconut oil (vco) dengan menggunakan cara tradisional. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 128-132.

Hidayat, I. R. S., Napitupulu, R. M., & SP, M. (2015). Kitab tumbuhan obat. Agriflo.

Hizqiyah, I. A. N., Rustama, A., Rahmawati, A., & Melani, D. S. (2016). Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat oleh Masyarakat di Desa Nanggeleng Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat. Mangifera Edu, 1(1), 27-31.

Iptika, A. (2014). Keterkaitan kebiasaan dan kepercayaan mengunyah sirih Pinang dengan kesehatan gigi. Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 3, 64-69.

Jo, N. (2016). Studi tanaman khas Sumatera Utara yang berkhasiat obat. Jurnal Farmanesia, 3(1), 11-21.

Kartika, T. (2017). Potensi tumbuhan liar berkhasiat obat di sekitar pekarangan Kelurahan Silaberanti Kecamatan Silaberanti. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 14(2), 89-99.

Kurniawan, D., & Fatmawati, I. (2019). Persepsi Masyarakat Madura Terhadap Peran Tumbuhan Etnofarmaka di Kabupaten Sumenep. Jurnal Pertanian Cemara, 16(2), 1-7.

Kusumah, D. (2017). Pengobatan Tradisional Orang Bugis-Makassar. Patanjala, 9(2), 291783.

Muna, L. (2021). Identifikasi Spesies Pinang (Areca catechu L.) dan Pemanfaatannya oleh Masyarakat Maluku Utara. Al-Nafis: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 1(1), 33-41.

Munteira, A., & Wijayanti, E. D. (2019). ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF EXTRACT CALAMUS RHIZOMA (Acorus calamus) FERMENTED AGAINST Staphylococcus aureus (Doctoral dissertation, Akademi Farmasi Putera Indonesia Malang).

Nanlohy, V. J. (2013). Gambaran histopatologik lambung tikus wistar yang diberikan buah pepaya sebelum induksi aspirin. eBiomedik, 1(2).

Nasution, A. R., & Mahdalena, M. (2018, April). KAJIAN ETNOBOTANI MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DI DESA REMA KECAMATAN BUKIT TUSAM KABUPATEN ACEH TENGGARA. In Prosiding Seminar Nasional Biotik (Vol. 5, No. 1).

Nasution, J., Riyanto, R., & Chandra, R. H. (2020). Kajian etnobotani Zingiberaceae sebagai bahan pengobatan tradisional Etnis Batak Toba Di Sumatera Utara. Media Konservasi, 25(1), 98-102.

Nasution, J., Suharyanto, A., & Dasopang, E. S. (2020). Study Ethnobotany of Minyak Karo. Budapest International Research in Exact Sciences (BirEx) Journal, 2(1), 96-100.

Nisa, T. C. (2019). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kitolod (Isotoma longiflora L.) C, Prest terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dengan Kontrol Antibiotik Ofloxacin. Jurnal Farmasindo, 3(1), 8-11.

Nugroho, A. W. (2017). Konservasi Keanekaragaman Hayati Melalui Tanaman Obat Dalam Hutan Di Indonesia Dengan Teknologi Farmasi: Potensi Dan Tantangan. Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(7), 377-383.

Nugroho, A. W. (2017). Konservasi Keanekaragaman Hayati Melalui Tanaman Obat Dalam Hutan Di Indonesia Dengan Teknologi Farmasi: Potensi Dan Tantangan. Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(7), 377-383.

Pudiastutiningtyas, N., Mubin, N., Safitri, L. I., & Kusumayanti, H. (2015). Diversifikasi kunyit (Curcuma domestica) dan kencur (Kaempferia galanga L.) sebagai minuman herbal serbuk siap saji. Metana, 11(01).

Putri, T. (2019). Keampuhan Air dan Minyak Kelapa bagi Kesehatan. LAKSANA.

Qurniawan, Y. (2019). Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Tumbuhan Etnofarmaka Lengkuas Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep. Prosiding, 93-106.

Ramadon, D., & Mun’im, A. (2017). Pemanfaatan nanoteknologi dalam sistem penghantaran obat baru untuk produk bahan alam. Jurnal ilmu kefarmasian Indonesia, 14(2), 118-127.

Rustiani, E., & Sa’diyah, P. U. (2020). Efektivitas Herbal Cair Kombinasi Daun Pepaya dan Kelopak Bunga Rosella Sebagai Antihipertensi. Acta VETERINARIA Indonesiana, 8(1), 10-17.

Sadikim, R. Y., Sandhika, W., & Saputro, I. D. (2018). Pengaruh Pemberian Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Jumlah Sel Makrofag dan Pembuluh Darah pada Luka Bersih Mencit (Mus musculus) Jantan (Penelitian Eksperimental pada Hewan Coba). Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, 30(2), 121-127.

Suharto, I. P. S., & Etika, A. N. (2019). Ekstrak jahe (Zingiber Officinale Roscoe) berpengaruh terhadap kepadatan serabut kolagen luka insisi. Care: J. Ilm. Ilm. Kes, 7(1), 27-36.

Winarsih, W., Wientarsih, I., & Sutardi, L. N. (2012). Aktivitas salep ekstrak rimpang kunyit dalam proses persembuhan luka pada mencit yang diinduksi diabetes. Jurnal Veteriner, 13(3), 242-250.




DOI: https://doi.org/10.31289/jibioma.v1i1.1227

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)

Fakultas Biologi
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License