Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Kedelai di Provinsi Sumatera Utara

Sudiwan Situmorang, Retna Astuti Kuswardani, Ihsan Effendi

Abstract


Soybean availability in North Sumatra Province have to be considered, this is caused by soybean being the third most important food after rice and corn. This study aims to analyze the factors that influence the availability and needs of soybeans in North Sumatra. This study uses secondary data on the availability and needs of soybeans in North Sumatra from 2008-2017. Secondary data collected in this study came from related agencies such as the Central Statistics Agency, the North Sumatra Province Food Security Agency, the North Sumatra Province Agriculture Office and the Belawan Agricultural Quarantine Center. From this study it was found that the availability of soybeans in North Sumatra was influenced by harvested area, soybean production and soybean imports. Soybean needs in North Sumatra are influenced by population, consumption / per capita and soybean availability. Analysis of soybean availability and needs in North Sumatra experienced fluctuations in 2008-2017.

 

 


Keywords


Availability is influenced by soybean harvest area, soybean production and soybean import and soybean needs influenced by population, consumption / capita and soybean availability

Full Text:

PDF

References


Adnindita. K. 2013. Ketersediaan Kedele di Indonesia [Skripsi]. Yogyakarta: Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Arifin, Bustanul, 2007. Diagnosis Ekonom Politik Pangan dan Pertanian. Jakarta: Rajawali Press.

Andi Facino. 2012. Penawaran Kedele Dunia dan Permintaan Impor Kedele Indonesia Serta Kebijakan Perkedelean Nasional . Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Anggasari P. 2008. Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Volume Impor Kedele Indonesia. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Badan Pusat Statistik. 2004. Statistik Indonesia : Statistical Year Book of Indonesia, hal 465. Jakarta : BPS.

BPS. Badan Pusat Statistik. 2001. Statistik Indonesia : Statistical Year Book of Indonesia, hal 483. Jakarta : BPS.

Badan Pusat Statistik. 1997. Statistik Indonesia : Statistical Year Book of Indonesia, hal 487. Jakarta :

BPS.2013.http://sirusa.bps.go.id/index.php?r=publikasi/search&key=impor+ kedele / diakses 18 maret 2013

Boediono, 2000, Teori Pertumbuhan Ekonomi. BPFE, Yogyakarta.

BPS] Badan Pusat Statistik. 1993-2012. “Produksi, Prodiktivitas dan Luas Lahan Kedele Indonesia”. Jakarta: Badan Pusat Statistik. D.K. Swastika dan Sudaryanto, T. 2007. “Ekonomi Kedele di Indonesia”. Hlm 1-27.

Sumarno, Suyamto, A. Widjono, Hermanto, dan H. Kasim (Ed.). Kedele Teknik Produksi dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor. Diakses tanggal 13 Maret 2014

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. 2004. “Profil Kedele”. Ed ke-1. Direktorat Kacangkacangan dan Umbiumbian, Kementrian Pertanian, Jakarta. Dominick Salvatore, International Economics, Fifth Edition, Prentice-Hall, Inc, A Simon & Schuster Company Englewood Clifs, New Jersey, 2006. FAOSTAT. 2005. “Statistical Data of Food Balance Sheet”. www.fao.org. [accessed on 23 March, 2013]. FAO. 2014. “Statistical Data of Food Balance Sheet”. http://w ww.foodsecurityportal.org/api/countries/fao-production-soybean diakses 12 maret 2014 11.02 am

D.K. Swastika dan Sudaryanto, T. 2007. “Ekonomi Kedele di Indonesia”. Hlm 1-27. Dalam Sumarno, Suyamto, A. Widjono, Hermanto, dan H. Kasim (Ed.). Kedele Teknik Produksi dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor. Diakses tanggal 21 Oktober 2018

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. 2004. “Profil Kedele”. Ed ke-1. Direktorat Kacangkacangan dan Umbiumbian, Kementrian Pertanian, Jakarta

Dominick Salvatore, International Economics, Fifth Edition, Prentice-Hall, Inc, A Simon & Schuster Company Englewood Clifs, New Jersey, 2006.

Ginting, E., S. S. Antarlina, dan S. Widowati. 2009. “Varietas unggul kedele untuk bahan baku industri pangan”. Jurnal Litbang Pertanian

Irawan, A. 2013. Seriuskah Swasembada Kedele. Koran. Tempo.co/.../seriuskah-swasembada-kedele,

Nanang. 2012. Buffer stock kedele diperlukan. . Press Release Resmi Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Diakses tanggal 19 Oktober 2018

Purwanto T. 2009. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Impor Kacang Kedele Nasional Periode 1987-2007 [Skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Purnamasari R. 2006. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi dan Impor Kedele di Indonesia [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Saragih, B.2001. Pembangunan Pertanian 2001-2004 Departemen Pertanian. Jakarta.

Sukirno Sadono. 1998. Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Kedua. PT Raja Grafindo Persada Jakarta.

Sukirno Sadono. 2005. Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. PT Raja Grafindo Persada Jakarta.

Sumanjaya, Rakhmat, Syahrir Hakim Nasution dan Arifin Hamzah. Ekonomi Internasional, Penerbit USU Press, Medan. 2012: 12-15.

Suprapto, H. 2001. Bertanam Kedele. Jakarta : Penebar Swadaya.

Peraturan Menteri Pertanian No 65 Tahun 2010. Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Utara, 2008. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2005-2025. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Utara, Medan.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, 2012. Sumatera Utara Dalam Angka. Badan Pusat Statisik Provinsi Sumatera Utara. Katalog BPS : 1102001.12.




DOI: https://doi.org/10.31289/agrisains.v2i2.300

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Program Pascasarjana Magister Agribisnis
Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License